Dubes Singapura Dukung Pembangunan Bintan International Circuit


INFO NASIONAL - Rencana Ikatan Motor Indonesia (IMI) untuk membangun Bintan International Circuit sebagai sirkuit Formula 1 di Indonesia didukung oleh Duta Besar Singapura untuk Indonesia H.E Mr. Anil Kumar Nayar. Menurut Anil, Singapura tidak melihat pembangunan sirkuit tersebut sebagai ancaman, justru melihatnya sebagai perkembangan yang bagus bagi kawasan.

“Ikatan Motor Indonesia (IMI) dan Motor Sport Singapore (MSS), Indonesia dan Singapura bisa bersama-sama menyelenggarakan Formula 1 di Bintan International Circuit,” kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo

Sehingga, lanjut dia, Singapura tidak lagi menutup jalan raya, mall, dan berbagai toko dengan biaya kompensasi yang sangat besar dalam menyelenggarakan Formula 1. Melalui dukungan H.E Mr. Anil Kumar Nayar, dalam waktu dekat IMI akan bertemu dengan pihak Motor Sport Singapore (MSS) untuk membahas kerjasama penyelenggaraan Formula 1 di Bintan International Circuit.

"Kegiatan motorsport di kawasan Asia saat sedang berkembang pesat, Indonesia dan Singapura punya peranan yang besar. Setelah Mr. Mohammed Ben Sulayem dari Uni Emirat Arab berhasil mencatatkan sejarah menjadi orang non-Eropa pertama yang terpilih menjadi Président Fédération Internationale de l'Automobile (FIA), Singapura melalui Mr. Lee Lung Nien terpilih menjadi FIA Vice President (Sport) for Asia-Pacific Region.

Sementara Indonesia, terpilih menjadi FIA Chairman Asia Pacific Rally Working Group yang diwakili Wakil Ketua Umum Sepeda Motor IMI Pusat Sadikin Aksa, serta Vice President FIA Region II Asia Pacific Mobility yang diwakili Wakil Ketua Umum Mobilitas IMI Pusat Rifat Sungkar, ujar Bamsoet usai menerima H.E Mr. Anil Kumar Nayar, di Ruang Kerja Ketua MPR RI, di Jakarta, Senin 13 Juni 2022.

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, walaupun mulai 15 Juli 2022 nanti H.E Mr. Anil Kumar Nayar sudah menyelesaikan tugasnya sebagai Duta Besar Singapura untuk Indonesia dan selanjutnya mendapatkan amanah sebagai Duta Besar Singapura untuk Australia, beliau tetap akan membangun hubungan baik dengan Indonesia. Termasuk telah memberikan briefing kepada calon penggantinya agar melanjutkan hubungan baik yang selama ini telah terjalin antara Indonesia dengan Singapura.

"Selama 15 tahun menjadi Duta Besar Singapura untuk Indonesia pada periode 1995-2000 dilanjutkan periode 2012-2022, beliau telah memberikan banyak peran penting bagi peningkatan hubungan bilateral Indonesia dengan Singapura. Kita harap penempatan beliau di Australia juga bisa semakin meningkatkan hubungan baik antara Indonesia, Singapura, dan juga Australia,” tuturnya.

Khususnya dalam menjaga stabilitas di Laut Natuna, sehingga jangan sampai menimbulkan ketegangan yang bisa membuat dunia bergejolak. Sebagai negara yang bertetangga di Laut Natuna, Indonesia dan Singapura memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga stabilitas di kawasan tersebut tetap aman dan damai, tidak terpengaruh provokasi dari pihak manapun," ujar Bamsoet.

Bamsoet menuturkan, pada saat H.E Mr. Anil Kumar Nayar menjabat sebagai Duta Besar Singapura untuk Indonesia, nilai investasi Singapura ke Indonesia secara umum terus mengalami peningkatan. Dari 4,9 miliar USD pada tahun 2012 menjadi 9,3 miliar USD pada tahun 2021. Hingga kuartal pertama tahun 2022, nilai investasi Singapura sudah mencapai 3,8 miliar USD.

"Sejak tahun 2010 hingga kuartal pertama tahun 2022, Singapura merupakan investor terbesar bagi Indonesia, kecuali pada tahun 2013 menduduki peringkat 2. Berkat peran beliau jugalah, Indonesia dan Singapura akhirnya berhasil menandatangani nota kesepahaman Perjanjian Ekstradisi pada 25 Januari 2022, menjadi langkah maju bagi hubungan bilateral kedua negara. Berbagai legacy yang ditinggalkan olehnya harus tetap dipertahankan dan ditingkatkan oleh penggantinya," kata Bamsoet. (*)






Solidaritas Meminta Keadilan

12 jam lalu

Solidaritas Meminta Keadilan

Delapan provinsi kepulauan berjuang bersama karena selama ini ketimpangan DAU membuat Jawa sejahtera sendirian.


Menunggu Lampu Hijau Pemerintah

12 jam lalu

Menunggu Lampu Hijau Pemerintah

Pemerintah mengklaim 75 persen isi RUU Daerah Kepulauan sudah diakomodasi dalam undang-undang. Perlu memasukkan isu-isu terkini dalam draf rancangan undang-undang.


Kepastian Hukum agar Kepulauan Berdaya

12 jam lalu

Kepastian Hukum agar Kepulauan Berdaya

RUU Daerah Kepulauan kembali diperjuangan setelah 18 tahun tanpa pembahasan di DPR. Pemerintah masih enggan membahas.


Ali Mazi: Kami Menuntut Keadilan, Bukan Otonomi

12 jam lalu

Ali Mazi: Kami Menuntut Keadilan, Bukan Otonomi

BKS Provinsi Kepulauan memperjuangan Rancangan Undang-undang Daerah Kepulauan.


HikVision ColorVu AI Camera CCTV: Tepat, Aman, dan Akurat

17 jam lalu

HikVision ColorVu AI Camera CCTV: Tepat, Aman, dan Akurat

Kamera CCTV yang sudah dilengkapi teknologi AI ini memiliki kemampuan yang lebih baik daripada kamera CCTV konvensional.


Insentif Pajak untuk Energi Hijau

17 jam lalu

Insentif Pajak untuk Energi Hijau

Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk melakukan pengurangan emisi gas rumah kaca dan mengurangi konsumsi bahan bakar fosil untuk menanggulangi perubahan iklim.


BNI dan Pemkot Cilegon Kerja Sama Kembangkan Smart City

19 jam lalu

BNI dan Pemkot Cilegon Kerja Sama Kembangkan Smart City

Sinergi ini berfokus pada pengembangan ekosistem dan dukungan untuk program digitalisasi di Kota Cilegon.


Indonesia Raih 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2023

1 hari lalu

Indonesia Raih 2 Gelar Juara di Indonesia Masters 2023

Seluruh atlet bulu tangkis berterima kasih kepada BNI yang telah memberi dukungan penuh.


BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Kenyamanan dan Kecepatan Pelayanan

1 hari lalu

BPJS Ketenagakerjaan Hadirkan Kenyamanan dan Kecepatan Pelayanan

BPJS Ketenagakerjaan juga melakukan transformasi layanan dengan simplifikasi proses klaim melalui JMO yang berhasil memangkas proses klaim dari 5 hari menjadi hanya 15 menit.


Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

1 hari lalu

Asbisindo Optimis Industri Perbankan Syariah Tetap Tumbuh Double Digit

Perbankan syariah harus berjuang lebih keras lagi untuk menghadapi tantangan di tahun ini karena menghadapi tingginya kenaikan bagi hasil serta likuiditas yang ketat.