YKMI Desak Jokowi Sediakan Vaksin Halal dan Cabut Surat Edaran Mudik Lebaran

Reporter

Editor

Febriyan

Presiden Joko Widodo bersiap menyampaikan keterangan pers seusai meninjau vaksinasi Covid-19 di Kompleks SDN Cideng, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu, 15 Desember 2021. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

TEMPO.CO, Jakarta -  Yayasan Konsumen Muslim Indonesia (YKMI) mendesak Presiden Jokowi mencabut surat edaran mudik yang mensyaratkan vaksin sebagai salah satu syarat untuk melakukan perjalanan. Pasalnya, mereka menilai pemerintah belum melaksanakan putusan Mahkamah Agung Nomor 31 P/HUM/2022 soal uji materi Pasal 2 Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 tentang pengadaan vaksin dan pelaksanaan vaksinasi.

"Gugatan uji materi YKMI dikabulkan MA. Kami mendesak Pemerintah untuk menyediakan vaksin halal dan cabut surat edaran (SE) mudik sampai tersedianya vaksin halal untuk masyarakat muslim," kata Sekretaris Eksekutif YKMI Fat Haryanto dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat, 22 April 2022.

Mahkamah Agung mengabulkan uji materi terhadap Perpres itu pada 14 April lalu. Amar keputusan uji materi yang diajukan oleh YMKI itu muncul di laman MA pada Kamis kemarin.

Dalam keputusannya, Mahkamah Agung menyatakan pemerintah wajib memberikan perlindungan dan jaminan terntang kehalalan jenis vaksin Covid-19 yang digunakan untuk pelaksaaan vaksinasi di wilayah Indonesia.

Dengan putusan tersebut, Fat menilai pemerintah sudah tidak boleh lagi menjalankan program vaksinasi dengan tidak menyediakan vaksin halal untuk masyarakat muslim yang sudah dijamin oleh UU Jaminan Produk Halal.

Fat mengatakan bahwa putusan MA tersebut adalah final dan mengikat sehingga memiliki konsekuensi hukum dalam program vaksinasi nasional yang dijalankan pemerintah.

"Pemerintah harus segera menyediakan layanan vaksin halal untuk seluruh masyarakat Indonesia. Hal ini mengingat masyarakat harus menjalankan kewajibannya untuk vaksinasi dan tentunya harus vaksin halal bagi umat Islam," katanya menegaskan.

Jika tidak menjalankan keputusan MA tersebut, YKMI akan melakukan kembali langkah hukum lainnya. Ia mengatakan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan opsi hukum, di antaranya gugatan pidana, gugatan perdata, atau bahkan sampai gugatan ke Mahkamah Internasional.

Ditegaskan pula bahwa putusan MA sudah final dan mengikat sehingga Pemerintah wajib melakukannya. Jika tidak, ini merupakan bentuk pelanggaran HAM serius.

Putusan MA itu juga berdampak pada Surat Edaran Nomor 16 tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019. Dalam surat edaran itu disebutkan para pemudik wajib mematuhi syarat dan ketentuan yang berlaku. Presiden Jokowi sempat menyatakan bahwa para pemudik yang telah mendapatkan vaksin booster akan mendapatkan keistimewaan berupa tak perlu melakukan tes antigen atau pun PCR.






Misi Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina Dinilai Belum Berhasil, Ini Saran Pakar

28 menit lalu

Misi Jokowi Mendamaikan Rusia-Ukraina Dinilai Belum Berhasil, Ini Saran Pakar

Misi perdamaian Presiden Jokowi ke Ukraina dan Rusia dinilai belum berhasil, karena Putin melanjutkan perang dan hanya menyebut soal hubungan dagang


Pertemuan Jokowi dan MBZ Bahas Tindak Lanjut Rencana Investasi IKN

29 menit lalu

Pertemuan Jokowi dan MBZ Bahas Tindak Lanjut Rencana Investasi IKN

Pertemuan Jokowi dan MBZ juga membuahkan sejumlah perjanjian kerjasama antara IUAE - CEPA.


Jokowi dan Pangeran MBZ Saksikan Pertukaran 6 Dokumen Kerja Sama Indonesia - UEA

59 menit lalu

Jokowi dan Pangeran MBZ Saksikan Pertukaran 6 Dokumen Kerja Sama Indonesia - UEA

Jokowi dan MBZ bertemu di Istana Al Shatie, Abu Dhabi, Jumat, 1 Juli 2022.


Hampir Sepekan Lawatan ke Luar Negeri, Jokowi Pulang ke Tanah Air Pagi Ini

1 jam lalu

Hampir Sepekan Lawatan ke Luar Negeri, Jokowi Pulang ke Tanah Air Pagi Ini

Jokowi dan rombongan lepas landas sekitar pukul 19.10 dari Bandar Udara Internasional Abu Dhabi. Sabtu pagi dijadwalkan tiba di Jakarta.


13 Poin Penting Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin

1 jam lalu

13 Poin Penting Pertemuan Jokowi dan Vladimir Putin

Jokowi kembali menegaskan kepada Putin bahwa Indonesia tidak memiliki kepentingan apapun kecuali ingin melihat perang dapat segera selesai.


Top 3 Dunia: Xi Jinping Pertahankan Sistem Hong Kong, Wali Kota Nikahi Buaya

2 jam lalu

Top 3 Dunia: Xi Jinping Pertahankan Sistem Hong Kong, Wali Kota Nikahi Buaya

Top 3 dunia adalah Xi Jinping mengatakan dua negara satu sistem di Hong Kong masih berlaku, Jokowi ke UEA dan wali kota di Meksiko nikahi buaya.


Pasien Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.100 Orang

8 jam lalu

Pasien Covid-19 Jakarta Hari Ini Naik 1.100 Orang

Pasien Covid-19 Jakarta hari ini naik 1.100 orang. Hasil itu didapati setelah melakukan tes PCR terhadap 12.099 spesimen.


Korea Utara Klaim Benda Asing Dekat Perbatasan Korsel Jadi Penyebab Covid-19

11 jam lalu

Korea Utara Klaim Benda Asing Dekat Perbatasan Korsel Jadi Penyebab Covid-19

Korea Utara menyebutkan bahwa benda asing yang berada di dekat perbatasan dengan Korea Selatan menjadi penyebab wabah virus Corona di negaranya.


Jokowi Boyong Para Menteri Bertemu Presiden UEA, Sepakati 7 Kerja Sama

11 jam lalu

Jokowi Boyong Para Menteri Bertemu Presiden UEA, Sepakati 7 Kerja Sama

Jokowi memboyong sejumlah menteri saat pertemuan bilateral dengan Presiden Uni Emirat Arab (UEA) Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan atau MBZ.


Kasus Covid-19 di Singapura Terus Naik, Klinik Mulai Kebanjiran Pasien

11 jam lalu

Kasus Covid-19 di Singapura Terus Naik, Klinik Mulai Kebanjiran Pasien

Jumlah kasus Covid-19 di Singapura merangkak naik yang dipicu varian baru Omicron. Puncak kasus diperkirakan Juli hingga Agustus.