Jaksa Tuntut Muhammad Kace 10 Tahun Penjara di Sidang Penistaan Agama

Reporter

Terdakwa Youtuber Muhammad Kosman alias Muhammad Kece atau M Kace menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis 24 Februari 2022. Sidang beragendakan pembacaan tuntutan setebal 1.096 halaman oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) terakit kasus dugaan penistaan agama. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

TEMPO.CO, JakartaJaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut hukuman 10 tahun penjara untuk terdakwa Muhammad Kace dalam kasus penistaan agama di Pengadilan Negeri Ciamis, Jawa Barat, Kamis, 24 Februari 2022.

Ketua tim JPU dari Kejaksaan Agung Syahnan Tanjung menyampaikan sidang agenda tuntutan terhadap terdakwa Muhammad Kace. Youtuber itu dituntut hukuman maksimal 10 tahun penjara sesuai ancaman dalam Pasal 14 Ayat 1 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana Jo Pasal 64 ayat 1.

"Menjatuhkan pidana penjara kepada terdakwa Mohamad Kosman alias Mohamad Kece alias Mohamad Kace, alias Mohamad Kosman bin Sueb selama 10 tahun penjara dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan," ujar Syahnan saat pembacaan tuntutan.

Pelaksanaan sidang pembacaan tuntutan terdakwa M Kece sebanyak 1.096 halaman berlangsung mulai pukul 09.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. "Hari ini kami melaksanakan penuntutan. Alhamdulillah selesai dari 1.096 halaman, kami menyelesaikan dengan baik dengan tuntutan maksimal 10 tahun," tutur Syahnan.

Ia menyampaikan tuntutan maksimal itu diambil dari pasal yang ancaman hukumannya paling tinggi. Sedangkan pasal-pasal lainnya yang didakwakan jauh lebih rendah, yakni dua sampai tiga tahun penjara. "Tertingginya Pasal 14 ayat 1, undang-undang menetapkan seperti itu maksimalnya," kata jaksa.

Syahnan menuturkan alasan tuntutan maksimal karena dari fakta-fakta di persidangan Muhammad Kace melakukan penistaan agama dengan sengaja dan sadar. Padahal tidak seharusnya melakukan perbuatan yang membuat kegaduhan di masyarakat.

Perbuatan terdakwa, lanjut jaksa, justru ingin membuat kegaduhan dengan membuat video tentang kebohongan-kebohongan yang jumlahnya cukup banyak. "Luar biasa bohongnya sebanyak 100 poin yang kami dapat dari tujuh video itu. Sebenarnya video masih banyak," katanya.

Ia menyampaikan tuntutan maksimal itu bukan unsur kebencian melainkan untuk menjadi pembelajaran bagi yang lainnya bahwa perbuatan tersebut melanggar hukum dan akan memicu konflik antaragama.

Menurut dia tindakan polisi sudah tepat dengan cepat menindak terdakwa. "Ini keterlaluan maka wajar baginya tidak ada pertimbangan yang dapat dimaafkan," ujar Syahnan.

Kuasa hukum terdakwa, Kamarudin Simanjuntak menyatakan jaksa seharusnya mempertimbangkan hal lain yang dapat meringankan hukuman. Apalagi terdakwa sudah menyampaikan permohonan maaf.

Menurut Kamarudin, selain sudah meminta maaf, terdakwa juga tidak pernah dihukum atau terjerat hukum pidana. Kemudian selama persidangan bersikap sopan yang dapat meringankan hukuman Muhammad Kace.

Baca: Kasus Penganiayaan Kace, Polri Jatuhkan Sanksi Disiplin kepada 2 Petugas Rutan






Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

3 hari lalu

Hotman Paris tidak Tahu Keberadaan 5 Kg Sabu di Kasus Teddy Minahasa

Hotman Paris sempat mengatakan sabu 5 kg yang disebut ditukar tawas oleh Teddy Minahasa masih ada dan disimpan kejaksaan


Benar-benar Pasangan Sultan, Jess No Limit dan Sisca Kohl Ungkap Terima kasih dengan Bagi Emas ke Netizen

4 hari lalu

Benar-benar Pasangan Sultan, Jess No Limit dan Sisca Kohl Ungkap Terima kasih dengan Bagi Emas ke Netizen

Pasangan Jess No Limit dan Sisca Kohl membuktikan mereka benar-benar pasangan sultan dengan membagi souvenir emas ke netizen.


Momen Haru Jess No Limit dan Sisca Kohl Ketika Ucap Janji Pernikahan

5 hari lalu

Momen Haru Jess No Limit dan Sisca Kohl Ketika Ucap Janji Pernikahan

Jess No Limit meneteskan air mata ketika Sisca Kohl mengucapkan janji pernikahan dengan suara bergetar karena menahan rasa haru.


Kejaksaan Tangkap Seorang Tersangka Kasus Korupsi Impor Garam

12 hari lalu

Kejaksaan Tangkap Seorang Tersangka Kasus Korupsi Impor Garam

Seorang tersangka kasus impor garam berinisial YN ditangkap Kejaksaan Agung di salah satu rumah sakit Jakarta. Kejaksaan sebut YN tak kooperatif.


Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

12 hari lalu

Bareskrim Periksa Kepala Laboratorium BPOM di Kasus Gagal Ginjal Akut

Pemeriksaan Kepala Lab BPOM di kasus gagal ginjal akut itu dilakukan pada Rabu kemarin.


Kejagung Tuntaskan 2.103 Kasus Lewat Restorative Justice, DPR Ingatkan Jangan Sampai Buka Celah Suap

12 hari lalu

Kejagung Tuntaskan 2.103 Kasus Lewat Restorative Justice, DPR Ingatkan Jangan Sampai Buka Celah Suap

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin mengatakan sebanyak 2.103 kasus dituntaskan Kejaksaan Agung (Kejagung) RI melalui pendekatan restorative justice


Sule dan Mang Saswi Dilaporkan Atas Penistaan Agama karena Ikut Tertawa

12 hari lalu

Sule dan Mang Saswi Dilaporkan Atas Penistaan Agama karena Ikut Tertawa

Sule dan Mang Saswi dianggap ikut menistakan agama.


Sule Cs Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama, Ancaman Bui 5 Tahun

13 hari lalu

Sule Cs Dilaporkan Atas Dugaan Penistaan Agama, Ancaman Bui 5 Tahun

Sule Cs dianggap menistakan agama dan diancam hukuman maksimal di atas lima tahun penjara.


Pelapor Sule Cs Minta Budi Dalton Sujud Minta Maaf Di Depan Publik

13 hari lalu

Pelapor Sule Cs Minta Budi Dalton Sujud Minta Maaf Di Depan Publik

Kuasa hukum pelapor Sule CS mengatakan kliennya tak bakal langsung mempidanakan kasus dugaan penistaan agama ini.


Sule Ikut Terseret Dugaan Penistaan Agama, Buntut Tertawa dalam Konten Miras Budi Dalton

13 hari lalu

Sule Ikut Terseret Dugaan Penistaan Agama, Buntut Tertawa dalam Konten Miras Budi Dalton

Sule dan Mang Saswi dianggap menikmati perkataan yang dilontarkan Budi Dalton.