KPU Usul Anggaran Pemilu Naik 3 Kali Lipat, Ini Perhitungannya

Pekerja merangkai kotak suara kardus di Gudang Logistik KPU Kota Tasikmalaya, Cibeurem, Jawa Barat, Jumat 1 Febaruari 2019. KPU Kota Tasikmalaya menyatakan kesiapan logistik Pemilu 2019 sudah mencapai 90 persen, diantaranya dengan 10.410 kotak suara dan 4.325 bilik suara yang telah tersedia untuk nantinya didistribusikan ke 2.063 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di 10 kecamatan. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

TEMPO.CO, Jakarta - Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi menjelaskan usulan anggaran Pemilu 2024 sebesar Rp 76,6 triliun sudah memperhatikan banyak pertimbangan. Pramono menuturkan ada sejumlah faktor yang menjadi dasar perhitungan sehingga anggaran ini naik tiga kali lipat dibanding dana Pemilu 2019.

Faktor pertama, kata Pramono, adalah kenaikan jumlah pemilih. Pada Pemilu 2024, KPU memprediksi ada penambahan jumlah pemilih sebanyak 10 juta hingga 15 juta orang dibanding Pemilu 2019. Penambahan jumlah pemilih ini, menurut Pramono, berimplikasi pada penambahan jumlah tempat pemungutan suara.

Selanjutnya, Pramono menuturkan, KPU memperhitungkan penambahan honor badan ad hoc seperti PPK, PPS, dan KPPS. Pada 2019, honor KPPS untuk ketua adalah sebesar Rp 550 ribu dan anggota Rp 500 ribu. "Kami ingin naikkan menjadi Rp 1 juta," kata Pramono, Rabu, 16 Februari 2022.

Kenaikan honor badan ad hoc, kata Pramono, akan menambah anggaran sebesar Rp 3,5 triliun. Angka ini diperoleh dari perhitungan 9 KPPS kali 810 ribu TPS kali Rp 500 ribu.

Faktor lain, kata Pramono, situasi pandemi Covid-19 yang membutuhkan biaya tambahan bagi penyelenggara pemilu. Pada Pemilu 2024 nanti, penyelenggara akan membutuhkan alat pelindung diri sepanjang tahapan pemilu dan pilkada. Untuk Pilkada 2020 di 270 daerah saja, Pramono menyebutkan, biaya kebutuhan tambahan di masa pandemi mencapai Rp 2,5 triliun. "Maka secara nasional dengan tahapan lebih panjang, bisa mencapai Rp 7,5 triliun hingga Rp 10 triliun," ujar Pramono.

KPU juga mempertimbangkan untuk memperkuat sarana prasarana kantor KPU di kabupaten, kota, ataupun provinsi. Dengan penambahan anggaran, KPU menyiapkan fitur-fitur baru di bidang IT supaya penyelenggaran Pemilu 2024 bisa efektif, efisien dan tidak terlalu membebani petugas dan peserta.

Pramono menuturkan ada 11 aplikasi yang dimanfaatkan KPU untuk Pemilu 2024. Aplikasi itu sudah digunakan beberapa tahun terakhir namun akan diperkuat, diantaranya: Sipol, Sidalih, Sidapil, Sirekap, Silog, Sidakam, Siakba, Sicoklit, Silon hingga Sitps. Empat aplikasi awal hasil bekerja sama dengan ITB, sementara sisanya swakelola. "Masing-masing ada sendiri, tapi data di masing-masing aplikasi terintegrasi," kata Pramono.

Dibanding tahun-tahun sebelumnya, usulan anggaran Pemilu 2024 mengalami lompatan signifikan. Pada 2014, anggaran pemilu mencapai Rp 15,62 triliun. Pemilu 2019, anggarannya meningkat jadi Rp 25,59 triliun.

MAYA AYU PUSPITASARI






Proses Penentuan Capres Cawapres Koalisi Gerindra dan PKB Terus Berjalan

1 jam lalu

Proses Penentuan Capres Cawapres Koalisi Gerindra dan PKB Terus Berjalan

Jazilul menyebut PKB dan Gerindra sudah satu suara memenangkan Pilpres 2024.


Gerindra Rayakan HUT ke-15 Besok, Politikus PKB Belum Tahu Diundang atau Tidak

3 jam lalu

Gerindra Rayakan HUT ke-15 Besok, Politikus PKB Belum Tahu Diundang atau Tidak

Partai Gerindra bakal merayakan hari jadinya ke-15 tahun di Kantor DPP Gerindra, Jakarta Selatan.


Sekber Gerindra dan PKB Bakal Dibentuk hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

4 jam lalu

Sekber Gerindra dan PKB Bakal Dibentuk hingga Tingkat Kabupaten dan Kota

Muzani membantah saat ini Gerindra - PKB juga sedang tahap menjajaki kemungkinan memperbesar koalisi dengan Partai Nasdem.


Isu Penundaan Pemilu Bergulir Lagi, PPP Tetap Bersiap Ikut Pemilihan Sesuai Jadwal

5 jam lalu

Isu Penundaan Pemilu Bergulir Lagi, PPP Tetap Bersiap Ikut Pemilihan Sesuai Jadwal

Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono menyebut gagasan penundaan Pemilu 2024 mungkin terjadi.


PPP Sebut Nama Erick Thohir Paling Ramai di Internal, Bisa Capres atau Cawapres

6 jam lalu

PPP Sebut Nama Erick Thohir Paling Ramai di Internal, Bisa Capres atau Cawapres

Dukungan untuk Erick Thohir menguat di internal PPP. Menurut Arsul Sani, bisa sebagai capres atau cawapres.


Demokrat Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Keinginan Jokowi

9 jam lalu

Demokrat Sebut Perpanjangan Masa Jabatan Presiden Keinginan Jokowi

Wakil Ketua Umum DPP Partai Demokrat Benny Kabur Harman menilai usulan perpanjangan masa jabatan ini sebenarnya keinginan Presiden Jokowi sendiri.


Di Tengah Hiruk Pikuk Penundaan Pemilu, Berikut Jadwal Pemilu 2024, Kapan Tanggal Pemungutan Suara?

10 jam lalu

Di Tengah Hiruk Pikuk Penundaan Pemilu, Berikut Jadwal Pemilu 2024, Kapan Tanggal Pemungutan Suara?

KPU sudah memulai tahapan Pemilu 2024 pada 14 Juni 2022 di tengah hiruk pikuk usulan penundaan pemilu. Kapan tanggal pemungutan suara Pemilu 2024?


Mardiono Sebut PPP Siap dengan Segala Kemungkinan Seputar Pemilu 2024

13 jam lalu

Mardiono Sebut PPP Siap dengan Segala Kemungkinan Seputar Pemilu 2024

Plt Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono mengatakan partainya siap dengan segala kemungkinan yang terjadi seputar Pemilu 2024.


Profil Sudirman Said Ketua Tim Anies Baswedan di Pilpres 2024, Mantan Menteri ESDM Jokowi

14 jam lalu

Profil Sudirman Said Ketua Tim Anies Baswedan di Pilpres 2024, Mantan Menteri ESDM Jokowi

Sudirman Said menjadi Ketua Tim Kecil yang menyiapkan Koalisi Perubahan untuk menyokong Anies Baswedan dalam Pilpres 2024. Ini profilnya.


Muhammad Mardiono Singgung Kemungkinan Penundaan Pemilu

1 hari lalu

Muhammad Mardiono Singgung Kemungkinan Penundaan Pemilu

Muhammad Mardiono mengklaim antusiasme masyarakat terhadap Pemilu 2024 masih dingin.