Sandy Tumiwa Laporkan Khalid Basalamah ke Bareskrim Soal Wayang Haram

Pendakwah, Khalid Basalamah meminta maaf setelah potongan video jawabannya soal wayang menyinggung masyarakat Indonesia. Khalid Basalamah juga menegaskan dalam jawaban di potongan video yang viral tersebut, tidak ada kata-katanya yang mengharamkan wayang. Foto : Instagram

TEMPO.CO, Jakarta - Artis yang juga menjadi Ketua Humas Dewan Pimpinan Pusat Organisasi Masyarakat Setya Kita Pancasila (SKP), Sandy Tumiwa, melaporkan penceramah Khalid Basalamah, ke Bareskrim Mabes Polri pada Selasa sore, 15 Februari 2022.

Sandy melaporkannya pendakwah tersebut terkait dengan ceramahnya yang menyatakan wayang haram dan harus dimusnahkan. Menurut Sandy, pernyataan Khalid tersebut tidak bisa ditolerir karena menyangkut atribut budaya.

"Tindakannya ini yang benar-benar merugikan masyarakat Indonesia, yaitu menghina budaya dengan berkata statement memusnahkan atribut pewayangan itu sangat tidak bisa ditolerir," kata dia di Bareskrim.

Selain itu, Sandy menuturkan, pernyataan Khalid Basalamah sangat merugikan hajat hidup orang banyak karena menjadi mata pencarian atau sumber pendapatan banyak keluarga. Sandy merasa sakit hati dengan pernyataan tersebut. 

"Saya sebagai seorang artis, seniman, dan budayawan menjadi sangat sakit hati karena melihat ini orang kok segampangnya ibaratnya nyuruh musnahin profesi. Satu pekerjaan yang biasanya mereka lakukan," ujar Sandy.

Saat pelaporan dia membawa sejumlah bukti-bukti potongan ceramah dan saksi. Menurut Sandy, saat ini juga banyak orang yang tidak menyukai Khalid Basalamah dan dia mengira bakal ada lagi orang-orang yang melaporkan ceramahnya tersebut.

"Di mana kebaikannya kalau dia berceramah. Silakan berceramah, tapi dengan koridornya jangan mengganggu budaya. Kalau dia mau bilang budaya silakan tapi hargailah budaya tersebut," ucap Sandy.

Dia juga mengaku sudah tahu kalau Khalid Basalamah telah menyampaikan permohonan maaf atas ceramahnya tersebut. Namum, dia menekankan hukum positif harus tetap berjalan supaya memberikan efek jera. Sebab, Sandy Tumiwa menilai Khalid selalu meminta maaf usai melontarkan pernyataan yang tidak baik.

Baca: Bantah Sebut Wayang Haram, Khalid Basalamah Minta Maaf






Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

3 hari lalu

Polda Metro Telusuri Aset Wowon Serial Killer Cs, Akan Ada Catatan Buku Rekening

Polda Metro Jaya melakukan penelusuran aset (asset tracing) terhadap para pelaku terduga pembunuh berantai Wowon Serial Killer cs.


Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

3 hari lalu

Makam Korban Wowon Serial Killer Dibongkar, Kain Kafan Masih Utuh Meski Sudah 7 Tahun

Halimah merupakan salah satu korban pembunuhan berantai dengan tersangka Wowon Erawan alias Aki yang juga dikenal sebagai Wowon Serial Killer.


Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

3 hari lalu

Curigai Ada yang Biayai Anton Gobay, Kabareskrim: Kami akan Telusuri Duitnya Dari Mana

Kabareskrim Komjen Agus Andrianto mengatakan pihaknya menindaklanjuti kasus penangkapan WNI tersebut dengan menelusuri sumber keuangan Anton Gobay.


Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

4 hari lalu

Bos KSP Indosurya Divonis Bebas, Kejagung: Perkara Bukan Pidana tapi Perdata

Selain Henry, terdakwa Kasus KSP Indosurya lainnya juga didakwa bebas.


Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

8 hari lalu

Densus Tangkap 3 Terduga Teroris NII, 2 Asal FPI, Ayah: Simpatisan dalam Habib Rizieq

Detasemen Khusus 88 Markas Besar Polri memeriksa rumah warga di RW03 Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial AS (26), terduga teroris.


Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

8 hari lalu

Bareskrim Polri Menunggu Status P21 Berkas Ismail Bolong dari Kejaksaan Agung

Sampai dengan saat ini Bareskrim Polri masih menunggu jawaban dari JPU terkait kelengkapan berkas perkara P21 dari tersangka Ismail Bolong.


Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

8 hari lalu

Kasus Gagal Ginjal Akut pada Anak, Bareskrim Polri Serahkan Berkas Perkara PT Afi Farma ke Kejaksaan

Bareskrim Polri telah menyerahkan berkas kasus gagal ginjal akut pada anak ke Kejaksaan Agung dengan tersangka korpasi PT Afi Farma.


Kabareskrim Tegaskan Bakal Lanjutkan Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

9 hari lalu

Kabareskrim Tegaskan Bakal Lanjutkan Kasus Kekerasan Seksual di Kemenkop UKM

Komjen Agus Andrianto mengatakan Polri melanjutkan penyelidikan kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami pegawai Kemenkop UKM


Kominfo Blokir Situs dan Grup Facebook Berisi Jual Beli Organ, Ini Kronologinya

13 hari lalu

Kominfo Blokir Situs dan Grup Facebook Berisi Jual Beli Organ, Ini Kronologinya

Kementerian Kominfo telah memutus akses ke tujuh situs dan lima grup media sosial yang memuat konten jual beli organ tubuh manusia.


Ditangkap Karena Kepemilikan Sabu, Kombes Yulius Akan Jalani Sidang Etik di Mabes Polri

19 hari lalu

Ditangkap Karena Kepemilikan Sabu, Kombes Yulius Akan Jalani Sidang Etik di Mabes Polri

Pejabat di Baharkam Polri Kombes Yulius Bambang akan menjalani sidang etik di Mabes Polri karena kepemilikan sabu.