Menhan Prabowo Sebut Pengadaan Pesawat Tempur Rafale Tinggal Kontrak

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    TNI Angkatan Udara memastikan akan membeli pesawat tempur generasi 4.5, yakni Dassault Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat. Jet tempur Rafale miliki kecepatan tinggi 1,8 Mach dan dapat membawa muatan lebih dari 9 ton untuk versi angkatan udara, dengan 13 untuk versi angkatan laut. Sebelumnya TNI akan mendatangkan jet tempur Sukhoi Su-35. Foto : Dassault Aviation

    TNI Angkatan Udara memastikan akan membeli pesawat tempur generasi 4.5, yakni Dassault Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat. Jet tempur Rafale miliki kecepatan tinggi 1,8 Mach dan dapat membawa muatan lebih dari 9 ton untuk versi angkatan udara, dengan 13 untuk versi angkatan laut. Sebelumnya TNI akan mendatangkan jet tempur Sukhoi Su-35. Foto : Dassault Aviation

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto buka suara terkait dengan rencana pembelian pesawat tempur generasi 4.5, yakni Dassault Rafale buatan Perancis dan F-15 EX buatan Amerika Serikat. Menurut Prabowo, pembelian Rafale yang paling menujukan progres.

    "Rafale sudah agak maju. Saya kira tinggal mengaktifkan kontrak saja," kata Prabowo saat ditemui di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis, 20 Januari 2022.

    Pemerintah rencananya membeli 36 unit Dassault Rafale. Pesawat tempur rancangan Dessault Aviation itu memiliki banyak kelebihan, salah satunya sistem radar yang canggih.

    Adapun untuk pengadaan F-15, Prabowo mengatakan baru dalam tahap tawar menawar. "F-15 kita masih dalam tahap negosiasi," kata Menhan Prabowo.

    Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Fadjar Prasetyo mengatakan TNI AU menginginkan pesawat generasi 4.5 dengan spesifikasi heavy atau medium ke atas. Menurut dia, kehadiran pesawat tempur tersebut akan menambah kekuatan TNI AU dalam menjaga kedaulatan wilayah udara Indonesia dari ancaman musuh.

    "Kalau pesawat mungkin dua sampai tiga skuadron. Insyaallah (lebih dari 30 pesawat),” ujar Fadjar.

    Pengadaan ini ia sebut telah dilaporkan kepada Kepala Bappenas mengenai anggaran pengadaan pesawat tempur yang akan digunakan hingga 30-40 tahun ke depan. Mantan Pangkogabwilhan II ini menyatakan tim dari F-15 EX sudah menemuinya untuk membahas rencana pengadaan pesawat tempur tersebut.

    Baca: TNI AU Akan Beli Pesawat Tempur dari Prancis dan Amerika


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Mengenal Cacar Monyet atau Monkeypox, Ketahui Penyebaran dan Cara Pencegahannya

    Cacar monyet telah menyebar hingga Singapura, tetangga dekat Indonesia. Simak bagaimana virus cacar itu menular dan ketahui cara pencegahannya.