Sejumlah Rumah Sakit Klaim Lebih Siap Hadapi Omicron

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Rumah Sakit Pondok Indah. TEMPO/Nurdiansah

    Rumah Sakit Pondok Indah. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Seminggu tiga kali rapat dengan Kementerian Kesehatan setelah varian Omicron merebak. Begitu Direktur Utama Rumah Sakit Pondok Indah, Yanwar Hadiyanto, mendeskripsikan kerjanya di tengah pandemi Covid-19.

    Dalam rapat-rapat itu, mereka banyak mengurai ulang daftar-daftar penting perawatan pasien Covid-19. Mulai dari kasur, obat, vitamin, oksigen, alat pelindung diri, hingga jumlah tenaga kesehatan.

    “Kita check list ulang nih apa saja yang ada dan apa saja yang enggak ada,” kata Yanwar dalam wawancara dengan Tempo, Selasa, 18 Januari 2022.

    Pemerintah dan banyak epidemiologis memperkirakan Indonesia bakal mengalami gelombang ketiga kasus Covid-19 pada Februari dan Maret ini. Varian Omicron yang lebih menular dan lebih mampu mengelabui sistem imun tubuh yang telah dibentuk akibat vaksin menjadi penyebab utama gelombang kasus nantinya.

    Banyak penelitian telah menyebut jika Omicron lebih ringan dibanding varian Delta dan varian Alpha—varian awal Covid-19 yang muncul di Wuhan, Cina. Namun, karena ia jauh lebih menular, populasi juga terancam terutama mereka yang belum divaksinasi, kelompok lanjut usia dan rentan, serta kelompok yang memiliki penyakit bawaan. Baru 58 persen orang Indonesia yang telah disuntik imun dua kali.

    Hal inilah yang menyebabkan pemerintah dan masyarakat tengah waspada menyambut gelombang Omicron. Di sejumlah negara Barat, gelombang kasus Omicron telah terjadi selama dua pekan terakhir. Kasus positif bahkan mencapai 1,3 juta per hari di Amerika Serikat. Sekitar 10 persen di antara orang yang positif itu dirawat di rumah sakit karena berbagai penyebab.

    Adapun di negara tetangga seperti Filipina, kasus Covid-19 juga melonjak tajam hingga 25 ribu kasus per hari dalam dua pekan terakhir. Kenaikan juga diperkirakan akibat varian Omicron.

    Yanwar berharap angka hospitalisasi Indonesia dalam gelombang Omicron tidak sebanyak itu. “Walaupun kita sudah siap, nih, tapi kalau sebanyak itu yang masuk rumah sakit, kita pusing juga,” kata dia.

    Menurut Yanwar, Rumah Sakit Pondok Indah kini jauh lebih siap menghadapi Omicron karena punya pengalaman saat menangani membludaknya pasien gelombang Delta pada Juni hingga Agustus 2021 lalu. Persiapan mulai dari APD yang tak lagi langka dan mudah jejaring penyedianya sudah tersedia, obat-obatan yang juga lebih melimpah, hingga prosedur kinerja yang sudah matang.

    “Saya rasa kita juga sangat terbantu dengan vaksin,” kata dia. “Dulu waktu Delta kan masih sedikit yang sudah vaksin.”

    Direktur Utama Rumah Sakit Penyakit Infeksi Sulianti Saroso, Mohammad Syahril, juga mengatakan telah mempunyai persiapan matang menjelang gelombang varian Omicron. Ia menyebut tempat tidur pasien Covid-19 telah ditambah sejak varian Delta yang kini tinggal difungsikan lagi jika pasien bertambah.

    “Tenaga kesehatan dan relawan kita juga sudah siap untuk dipindah ke unit Covid kalau darurat,” kata dia. “Saya rasa ada kekhawatiran gelombang baru, tetapi semua lebih siap karena belajar dari pengalaman.”

    INDRI MAULIDAR

    Baca: Kasus Covid-19 Naik, Tempat Tidur Rumah Sakit Masih Aman


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya

    Grafis

    Sarat Sejarah Final UCL Liverpool Vs Real Madrid, Ancelotti Incar Gelar Kemilau

    Laga Liverpool dan Real Madrid terjadi saat kedua tim dalam performa terbaiknya. Duel dua raksasa di Final UCL akan berlangsung pada Minggu dini hari.