Kepala BNPB akan Kunjungi Lokasi Terdampak Gempa di Pandeglang

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat, 14 Januari 2022. Tidak dilaporkan ada korban jiwa dalam Gempa Banten tersebut. ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

    Warga melihat kondisi rumah yang rusak akibat gempa di Kadu Agung Timur, Lebak, Banten, Jumat, 14 Januari 2022. Tidak dilaporkan ada korban jiwa dalam Gempa Banten tersebut. ANTARA/Muhammad Bagus Khoirunas

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi terdampak gempa 6,6 magnitudo di Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu pagi, 15 Januari 2022.

    “Kepala BNPB dijadwalkan untuk melihat perkembangan situasi dan kondisi terkini sekaligus memberikan arahan langsung dalam penanganan darurat gempa bumi,” kata Pelaksana tugas Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangannya, 15 Januari 2022.

    Dalam kunjungan yang didampingi sejumlah deputi BNPB, Suharyanto akan akan menyerahkan dukungan berupa logistik dan peralatan kepada pemerintah Kabupaten Pandeglang, guna meringankan beban warga terdampak dan membantu percepatan penanganan darurat gempabumi. 

    Adapun beberapa dukungan tersebut meliputi 3 set tenda pengungsi, 300 selimut, 5.000 masker KF94, 500 paket perlengkapan keluarga dan makanan.

    Menurut Abdul, beberapa jam sebelum berkunjung, Suharyanto telah memerintahkan jajarannya untuk turun ke lokasi terdampak gempa agar bisa mengkaji secara cepat, serta memberikan pendampingan lebih lanjut kepada pemda. “Instruksi itu segera ditindak lanjuti oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB dan Tim Penanganan Darurat beserta Tim Logistik dan Peralatan BNPB,” ujar Abdul.

    Baca juga: BMKG Sebut Gempa di Banten Tak Berpotensi Tsunami


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.