Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Banten, BMKG Sebut Tak Berpotensi Tsunami

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Dwikorita Karnawati (ketiga dari kiri) dan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (kedua dari kiri) saat menggelar konferensi pers di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Jumat 15 November 2019. BMKG menggelar konferensi pers terkait gempa berkekuatan 7,1 magnitudo dan berpotensi tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Tempo/Dias Prasongko

    Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG Dwikorita Karnawati (ketiga dari kiri) dan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono (kedua dari kiri) saat menggelar konferensi pers di Kantor BMKG, Jakarta Pusat, Jumat 15 November 2019. BMKG menggelar konferensi pers terkait gempa berkekuatan 7,1 magnitudo dan berpotensi tsunami di Sulawesi Utara dan Maluku Utara. Tempo/Dias Prasongko

    TEMPO.CO, Jakarta - Gempa mengguncang Jakarta pada pukul 16.00 WIB, Jumat, 14 Januari 2022. Dari data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa berkekuatan magnitudo 6,7.

    Disebutkan bahwa gempa bumi terjadi pada pukul 16:05:41 WIB di 7.01 Lintang Selatan dan 105.26 Bujur Timur. Gempa ada di kedalaman 10 kilometer.

    Adapun pusat gempa berasal dari 52 km barat daya Sumur, Banten, 71 km barat daya Muarabinuangeun-Banten, 95 km barat daya Labuan-Banten, 141 km barat daya Kota Serang-Banten, 197 km barat daya Jakarta.

    "Gempa ini tidak berpotensi Tsunami," tulis laporan BMKG.

    DI Jakarta, gempa sempat menimbulkan kepanikan sesaat. Di kawasan Jakarta Selatan, puluhan orang di Gedung Kejaksaan Agung nampak berhamburan keluar gedung. Namun beberapa juga tak merasakan ada guncangan atau gempa bumi.

    Baca: Breaking News: Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Jakarta dan Sekitarnya


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Sepakati Travel Bubble dengan Singapura, Ini Penjelasannya...

    Indonesia membuka pintu pariwisata melalui Travel Bubble. Wisatawan yang memenuhi syarat dapat menyeberang ke Singapura melalui Batam dan Bintan.