Sejumlah Mahasiswa Alami Teror Daring Seusai Demo di KPK

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia menggelar aksi demonstrasi menolak pemecatan 57 pegawai di dekat Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 7 September 2021. TEMPO/ Rosseno Aji

    Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia menggelar aksi demonstrasi menolak pemecatan 57 pegawai di dekat Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin, 7 September 2021. TEMPO/ Rosseno Aji

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI)mengalami teror. Teror berlangsung tak lama setelah mahasiswa itu melakukan unjuk rasa di sekitar Gedung KPK, hari ini.

    Isam, salah satu mahasiswa menceritakan menerima chat dari nomor tak dikenal saat demo berlangsung. Chat itu bertuliskan, Hayo loh nanti keciduk jangan nangis ya bocil. "Ada beberapa teman saya juga yang kena," kata mahasiswa Universitas Jenderal Soedirman itu ditemui di sekitar Gedung KPK, Senin, 27 September 2021.

    Isam berkata teror yang dialami kawannya berbeda lagi. Dia menceritakannya kawannya mendapatkan chat di aplikasi WhatsApp. Chat itu berisi tangkapan layar cuitan salah satu akun Twitter. Akun Twitter itu mengunggah foto tangkapan layar percakapan di grup WhatsApp tempat para mahasiswa berkoordinasi untuk melakukan aksi unjuk rasa.

    "Sekedar informasi saja ya kakak-kakak mahasiswa," dikutip dari chat yang diperlihatkan mahasiswa.

    Dia bercerita ada pula kawannya sesama pendemo yang aplikasi percakapannya diretas dan mengalami doxing di media sosial. Namun, dia tak merinci peretasan dan doxing tersebut.

    Selain mahasiswa, di waktu yang hampir bersamaan sejumlah pegawai KPK yang tidak lolos TWK juga mengalami peretasan. Akun WhatsApp dan Telegram mereka diambil alih oleh orang lain. Sejauh ini ada 8 pegawai yang mengalami teror tersebut.

    Mahasiswa dari BEM SI menggelar demo di dekat gedung KPK pada pukul 11.00 hingga 15.00 WIB. Mereka menuntut Presiden Jokowi bersikap dan membatalkan pemecatan 57 pegawai KPK yang tidak lolos TWK.

    Baca juga: Larang BEM SI Demo di Depan KPK, Polisi: Kalian Sudah Trending Topic


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Peringkat Pertama Covid-19 Recovery Index Asia Tenggara: Begini Kondis

    Indonesia berada di peringkat pertama di Asia Tenggara dalam Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang. Ada hal yang masih jadi perhatian.