Luhut: Pandemi Covid-19 Sudah Terkendali, tapi Jangan Euforia

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi,  Luhut Binsar Pandjaitan terpilih sebagai Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) 2021-2025. REUTERS/Darren Whiteside

    Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan terpilih sebagai Ketua Umum PB Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) 2021-2025. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebut situasi pandemi Covid-19 sudah terkendali dan terus menunjukkan perbaikan. Hasil estimasi dari tim Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI) menunjukkan angka reproduksi efektif Indonesia untuk pertama kalinya selama pandemi, berada di bawah 1, yakni sebesar 0,98.

    "Angka ini berarti setiap 1 kasus Covid-19 secara rata-rata menularkan ke 0,98 orang, atau jumlah kasus akan terus berkurang. Angka ini juga dapat diartikan pandemi Covid-19 di Indonesia telah terkendali," ujar Luhut, Senin, 20 September 2021.

    Ia menyebut, capaian kasus harian juga menunjukkan tren yang terus membaik. Kasus konfirmasi secara nasional hari ini berada di bawah 2.000 kasus dan kasus aktif sudah lebih rendah dari 60 ribu. Untuk Jawa-Bali, kasus harian turun hingga 98,0 persen dari titik puncaknya pada 15 Juli lalu.  

    Dengan perbaikan ini, tidak ada lagi daerah yang berada di wilayah PPKM Level 4 di Jawa-Bali pekan ini. Meskipun sudah ada perbaikan, Luhut meminta kepada masyarakat untuk tidak euforia.

    "Masyarakat agar, sekali lagi, tidak euforia yang pada akhirnya mengabaikan segala bentuk protokol kesehatan yang ada. Apa yang dicapai kita bersama hari ini, tentunya bukanlah bentuk euforia yang harus dirayakan," ujar Luhut.

    Kelengahan terhadap protokol kesehatan, lanjut Luhut, akan berujung pada peningkatan kasus dalam beberapa minggu ke depan. "Dan pastinya akan mengulang pengetatan-pengetatan yang kembali diberlakukan," tuturnya.

    Ia menekankan, kesadaran dan keterlibatan serta dukungan semua pihak mutlak terus dibutuhkan selama pandemi Covid-19 masih berlangsung. "Menjauhkan ego pribadi demi pulihnya negeri inilah yang sesungguhnya dibutuhkan saat ini," tuturnya.

    DEWI NURITA

    Baca: Jokowi Minta Kabinet Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ramai Tagar #PercumaLaporPolisi

    Kepolisian RI tengah dibanjiri kritik dari masyarakat dalam beberapa waktu terakhir. Bahkan, hingga ada tagar #PercumaLaporPolisi.