Stok Vaksin Covid-19 Bertambah, Sultan HB X Minta Pemda Atur Strategi Vaksinasi

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sultan Hamengkubuwono X menyatakan penutupan destinasi wisata di Yogyakarta tak efektif cegah virus corona, karena sudah sepi pengunjung. Hal tersebut ia nyatakan usai menggelar rapat terkait wabah virus corona, dengan bupati dan walikota se-DIY di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 19 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    Sultan Hamengkubuwono X menyatakan penutupan destinasi wisata di Yogyakarta tak efektif cegah virus corona, karena sudah sepi pengunjung. Hal tersebut ia nyatakan usai menggelar rapat terkait wabah virus corona, dengan bupati dan walikota se-DIY di Ndalem Ageng, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 19 Maret 2020. TEMPO/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, Yogyakarta - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan wilayahnya telah mendapatkan stok jatah vaksin Covid-19 beragam jenis sebanyak 76.000 vial lebih yang bisa dipergunakan untuk menyasar sekitar 760.000 orang.

    "Kalau stok itu bisa dihabiskan akhir Agustus atau awal September ini, maka paling sedikit sudah 80 persen penduduk DIY tervaksin," kata Sultan HB X di Yogyakarta Kamis 19 Agustus 2021.

    Untuk mempercepat vaksinasi Covid-19 itu, Sultan menetapkan target baru vaksinasi di lima kabupaten/kota DIY. Dari semula total 12.000 orang per hari menjadi 20.000 orang per hari.

    Dari sasaran vaksinasi Covid-19 di DIY yang totalnya 2.879.699 orang, sampai saat ini diketahui belum mencapai 50 persen baik dosis pertama maupun kedua. "Sedangkan untuk tenaga kesehatan yang melakukan vaksinasi, saat ini sudah mencukupi untuk mencapai target 20.000 orang per hari itu," kata Sultan.

    Pekerjaan rumah saat ini, ujar Sultan, bagaimana pemerintah di tingkat kabupaten/kota dapat menyusun strategi agar percepatan vaksinasi ini sesuai harapan. “Sekarang kebijakan untuk percepatan vaksinasi itu ada di pemerintah kabupaten/kota, bagaimana menghabiskan stok yang ada," ujar Sultan HB X.

    Jika target 80 persen warga dapat tervaksinasi pada September tak meleset, Sultan mengatakan penuntasan vaksinasi Covid-19 100 persen diperkirakan bisa selesai akhir Oktober atau awal November 2021.

    Wakil Gubernur DIY Paku Alam X menjelaskan sebaran stok vaksin Covid-19 di Yogyakarta per 16 Agustus 2021 yang kini sudah ada di lima kabupaten kota DIY.

    Untuk Kota Yogyakarta tersedia jatah 7.106 vial, Kabupaten Bantul 1.368 vial, Kabupaten Gunungkidul 5.973 vial, Kabupaten Kulon Progo 2.698 vial, dan Kabupaten Sleman 5.247 vial. Sedangkan di tingkat provinsi DIY memiliki stok baru sebanyak 53.689 vial. “Jadi tidak perlu lagi khawatir soal stok vaksin karena pasti cukup," kata Paku Alam.

    Paku Alam juga mengungkap tenaga vaksinasi di Kota Yogyakarta ada 323 vaksinator, Kabupaten Bantul 312 orang, Kulon Progo 160 orang, Gunungkidul 260 vaksinator, dan Kabupaten Sleman 443 orang sehingga total vaksinator se-DIY ada 1.498 vaksinator.

    “Dengan asumsi satu orang vaksinator bisa menyuntik 40 orang per hari, maka sehari ada 59.920 orang per hari," kata dia.

    Hanya saja, ujar Paku Alam, para vaksinator ini tidak dituntut memenuhi standar itu karena kebanyakan dari mereka bertugas di puskesmas yang saat ini masih membuka pelayanan umum.

    "Makanya untuk vaksinasi ini, satu vaksinator cukup 20 orang per hari agar bisa mencapai 29.960 orang per harinya," kata Paku Alam ihwal penambahan stok vaksin Covid-19 untuk Provinsi DI Yogyakarta.

    Baca juga: BPOM Jelaskan Vaksin Pfizer: Efikasi, Interval Suntikan, Efek Samping

    PRIBADI WICAKSONO


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kue Bulan dalam Festival Tengah Musim Gugur atau Mooncake Festival

    Festival Tengah Musim Gugur disebut juga sebagai Festival Kue Bulan atau Mooncake Festival. Simak lima fakta unik tentang kue bulan...