Korlantas Polri Terbitkan Aturan Baru, SIM C Motor Bakal Ada Tiga Jenis

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan melintas di bawah papan digital bertuliskan

    Kendaraan melintas di bawah papan digital bertuliskan "Anda Memasuki Kawasan Tilang Elektronik" di Jalan Jenderal Sudirman, Rabu, 17 Maret 2021. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 30 kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) mobile untuk menindak pelanggar lalu lintas. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Korps Lalu Lintas Polri menerbitkan peraturan baru ihwal penggolongan Surat Izin Mengemudi (SIM) C atau khusus sepeda motor. Nantinya, akan ada tiga jenis SIM C ini.

    Direktur Registrasi dan Identifikasi Korlantas Polri Brigadir Jenderal Yusuf mengatakan, rencananya aturan akan diterapkan pada Agustus 2021 ini.

    "Namun, sekarang kan lagi PPKM, jadi diprioritaskan sosialisasi dahulu," ujar Yusuf saat dihubungi pada Ahad, 1 Agustus 2021.

    Yusuf menjelaskan, penggolongan SIM C ini termuat dalam Peraturan Kepolisian Nomor 5 Tahun 2021 tentang Penerbitan dan Penandaan SIM.

    Dalam aturan tersebut disebutkan akan ada tiga jenis SIM C yaitu SIM C, CI, dan CII. Ketiga SIM C itu dibedakan dalam kapasitas isi silinder kendaraannya.

    Untuk SIM C, berlaku untuk mengemudikan jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin sampai dengan 250 cc. Kemudian untuk SIM C1, diperuntukkan jenis sepeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 250 cc sampai dengan 500 cc, atau jenis yang menggunakan daya listrik.

    Terakhir, untuk SIM CII, berlaku untuk jenis sspeda motor dengan kapasitas silinder mesin di atas 500 cc atau jenis yang menggunakan daya listrik.

    "Sementara untuk biaya pembuatan SIM C, CI dan CII tetap sama," kata Yusuf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.