Apakah Forum Rektor itu? Rektor UGM Panut Mulyono Menjadi Ketua FRI

Reporter:
Editor:

S. Dian Andryanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rektor UGM Panut Mulyono (Foto Antara)

    Rektor UGM Panut Mulyono (Foto Antara)

    TEMPO.CO, Jakarta – Prof Ir Panut Mulyono, M.Eng., D.Eng., IPU, ASEAN Eng., baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) periode 2021-2022 pada 27 Juli 2021 secara virtual. Selain itu, turut disampaikan Ketua FRI terpilih periode 2022-2023 yakni Prof.Dr. Mohammad Nasih, S.E., MT.Ak. yang merupakan Rektor Universitas Airlangga.  Lalu, apa itu sebenarnya Forum Rektor Indonesia?

    Dilansir dari laman Universitas Hasanuddin, Forum Rektor Indonesia (FRI) merupakan lembaga sekaligus wadah yang digunakan untuk bertukar ide, gagasan, strategi, dan komunikasi antar pimpinan perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Tujuan utama lembaga FRI yakni memberikan solusi dan saran strategis baik untuk pemerintah dan masyarakat yang berkaitan dengan perkembangan, regulasi, dan peningkatan perguruan tinggi di Indonesia.

    Keberadaan FRI merupakan bentuk kolaborasi untuk menghadapi perubahan di era globalisasi yang tidak satu arah.  Di dalam FRI, sinergi dan sinkronisasi merupakan kunci utama bagi para pengelola perguruan tinggi untuk melakukan pembaharuan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, juga untuk merespon sistem pendidikan yang lebih adaptif dengan teknologi dan informasi digital.

    Hal ini sejalan dengan pidato Presiden Joko Widodo dalam pidato pembuka di Konferensi Forum Rektor Indonesia 2021 sebagaimana dikutip dari laman Sekretariat Kabinet RI. Keberadaan pandemi Covid-19 saat ini memberikan tantangan tersendiri dalam bidang pendidikan Indonesia, setelah disrupsi revolusi industri 4.0. Namun di sisi lain, pandemi juga membuka langkah-langkah inovatif untuk dunia pendidikan, khususnya pendidikan tinggi, dan harus terus dikembangkan hingga pasca-pandemi nanti.

    Forum Rektor Indonesia yang saat ini diketuai Prof Panut Mulyono, Rektor UGM diharapkan mampu menjadikan lembaga pendidikan tinggi sebagai edutech institution dengan memanfaatkan teknologi digital. Keberadaan digital learning tidak hanya dijadikan fasilitas pengajaran, tetapi juga memfasilitasi mahasiswa belajar tanpa kenal batas siapa, di mana, dan tentang apapun. Selain itu, juga mengadakan kolaborasi dengan para praktisi dan pelaku industri untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi masa depan dengan bekal keterampilan yang  relevan dengan zaman.

    NAOMY A. NUGRAHENI 

    Baca: Rektor UGM Panut Mulyono Dikukuhkan Sebagai Ketua Forum Rektor Indonesia

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.