Tengku Zulkarnain Meninggal, Wakil Ketum MUI Minta Masyarakat Memaafkannya

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ustad berdarah Melayu Deli dan Riau, Tengku Zulkarnain dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (10/5/2021) di RS Tabrani Pekanbaru, Riau. Foto/twitter.com

    Ustad berdarah Melayu Deli dan Riau, Tengku Zulkarnain dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pada Senin (10/5/2021) di RS Tabrani Pekanbaru, Riau. Foto/twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain atau Tengku Zul meninggal dunia di Rumah Sakit Tabrani, Pekabaru, Riau, Senin 10 Mei 2021 dalam perawatan selama beberapa hari karena COVID-19. Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas meminta agar masyarakat Indonesia, khususnya Umat Islam, mendoakan Tengku Zulkarnain serta memaafkan berbagai kesalahan atau perbuatan almarhum semasa hidupnya.

    "Saya memohon kepada masyarakat, karena perbuatan terhadap sesama (manusia), hanya bisa dimaafkan oleh sesama manusia," ujar Anwar Abbas, Senin 10 Mei 2021.

    Ia mengatakan banyak orang mengenal almarhum sebagai tokoh yang keras. Di media sosial khususnya twitter, Tengku Zul banyak membuat kontroversi. Namun, menurut Abbas, Tengku Zul sebenarnya merupakan sosok yang lemah lembut.

    Anwar Abbas mengungkapkan Tengku Zul yang merupakan mantan pengurus MUI itu banyak berperan dalam kegiatan dakwah di banyak tempat, terutama di Indonesia. "Saya banyak (bekerja) bersama-sama beliau sewaktu saya jadi sekretaris jenderal MUI dan beliau jadi wakilnya. Di sana, saya dekat dengan beliau dan melihat sosok-nya yang lemah lembut,” kata Anwar Abbas mengenang almarhum.

    Baca: Tengku Zulkarnain Meninggal Setelah Terpapar Covid-19


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Apa itu Satelit Orbit 123 derajat BT dan Kronologi Kekisruhannya?

    Kejaksaan Agung menilai pengelolaan slot satelit orbit 123 derajat BT dilakukan dengan buruk. Sejumlah pejabat di Kemenhan diduga terlibat.