GKI Yasmin Desak Bima Arya Buka Segel Gereja dan Jalankan Putusan MA

Reporter

Sejumlah jemaat GKI Yasmin Bogor dan HKBP Filadelfia Bekasi melakukan ibadah Misa Natal di Taman Pandang Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 25 Desember 2019. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Gereja Kristen Indonesia atau GKI Yasmin mendesak Wali Kota Bogor Bima Arya untuk segera melaksanakan putusan peninjauan kembali Mahkamah Agung serta menjalankan rekomendasi wajib Ombudsman RI.

Perwakilan Pengurus GKI Yasmin Bona Sigalingging menyatakan jika Bima Arya terus melakukan pembangkangan hukum dan Konstitusi maka pengurus akan mendesak Presiden Jokowi agar segera mengambil tindakan yang perlu dan sesuai hukum. 

"Uuntuk memastikan bahwa seluruh kepala daerah termasuk Wali Kota Bogor tunduk pada hukum dan konstitusi negara, dengan segera membuka segel ilegal yang sampai saat ini masih dipasang di gereja GKI Yasmin," ujar Bona Sigalingging melalui konferensi pers daring pada Jumat, 7 Mei 2021.

Kasus diskriminasi terhadap GKI Yasmin telah berlangsung hampir 10 tahun. Diani Budiarto, Wali Kota Bogor saat itu, mencabut sepihak Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sah gereja.

Dua presiden, yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo, gagal memastikan kepatuhan dua wali kota Bogor, Diani Budiarto dan Bima Arya pada putusan Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung (MA) Nomor 127 PK/TUN/2009 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Mahkamah Agung menyatakan IMB Gereja GKI Yasmin sah. Selain itu, rekomendasi wajib Ombudsman RI yang bernomor 0011/REK/0259.2010/BS-15/VII/2011 tertanggal 8 Juli 2011, yang juga menyatakan sahnya IMB gereja GKI Yasmin, pun diabaikan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. "Sehingga Gereja GKI Yasmin pun hingga kini masih disegel secara ilegal, seturut kemauan pihak kelompok intoleran," kata Bona.

Sejak awal periode pemerintahannya, Bima Arya selalu mengumbar janji untuk menyelesaikan kasus GKI Yasmin sesuai hukum dan konstitusi negara. Bahkan pada akhir Desember 2019, Bima Arya menyatakan bahwa Pemerintah Kota Bogor dan jajaran optimistis segel gereja GKI Yasmin segera dibuka dan dapat dipergunakan kembali untuk peribadatan.

Namun kini, semua janji itu kembali dilanggar sendiri oleh Bima Arya. Melalui Surat Walikota Bogor Nomor 452.2/1652-HukHAM tertanggal 31 Maret 2021, ia justru menawarkan lahan baru untuk berdirinya gereja GKI di kecamatan yang sama dengan gereja GKI yang masih disegel.

Alih-alih fokus pada pembukaan segel ilegal, Pemkot Bogor justru menawarkan pemberian lahan yang hanya terpisah jarak kurang lebih 2 km dari gereja yang disegel.

Bona menilai, tindakan Bima Arya ini merupakan tindakan yang memecah belah institusi gereja dan jemaat gereja GKI. "Merupakan penipuan publik yang dilakukan Pemkot Bogor pada jemaat GKI Yasmin dan secara luas pada warga Indonesia pada umumnya karena putusan PK MA, IMB gereja GKI adalah sah," ucap Bona.

Baca juga: Wali Kota Bogor Janji Kasus GKI Yasmin Selesai Medio 2020

ANDITA RAHMA






Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

1 jam lalu

Pertemuan Jokowi dan Surya Paloh Disebut Bahas Pencalonan Anies Baswedan

Pengamat politik Hendri Satrio meyakini pertemuan antara Jokowi dengan Surya Paloh pada Kamis kemarin membahas soal pencalonan Anies Baswedan


Tugaskan Bulog Jual Cadangan Beras ke Ritel Modern, Bapanas: Perintah Jokowi

2 jam lalu

Tugaskan Bulog Jual Cadangan Beras ke Ritel Modern, Bapanas: Perintah Jokowi

Pemerintah tengah memperluas distribusi beras Bulog dengan menyasar dan memperbanyak toko-toko ritel yang ada di sekitar masyarakat.


Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

3 jam lalu

Jokowi dan Nadem Renggang Gara-gara Capres

Hubungan Presiden Jokowi dengan Partai NasDem merenggang setelah ketua umum partai itu, Surya Paloh, mengumumkan Anies sebagai capres 2024.


Kaesang Tertarik ke Politik, Politikus PSI Rayu untuk Bergabung

3 jam lalu

Kaesang Tertarik ke Politik, Politikus PSI Rayu untuk Bergabung

Nilai-nilai dan pemikiran yang dimiliki PSI dianggap akan cocok dengan Kaesang jika betul terjun ke dunia politik nantinya.


Jokowi soal Kabar Reshuffle Rabu Pon Pekan Depan: Nanti Tunggu Saja

5 jam lalu

Jokowi soal Kabar Reshuffle Rabu Pon Pekan Depan: Nanti Tunggu Saja

Sebelum ini, Jokowi juga selalu meminta publik untuk menunggu rencana reshuffle.


Kaesang Ingin Terjun ke Politik, Politikus PKB Sarankan Berpartai

5 jam lalu

Kaesang Ingin Terjun ke Politik, Politikus PKB Sarankan Berpartai

Menurut Gibran, Kaesang akan maju untuk pencalonan kepala daerah, bukan anggota DPRD atau di legislatif.


Jokowi Ngaku Tak Ikut-ikut soal Kaesang Terjun ke Politik

6 jam lalu

Jokowi Ngaku Tak Ikut-ikut soal Kaesang Terjun ke Politik

Sebelum Kaesang, putra Jokowi lainnya sudah lebih dulu terjun ke politik yaitu Gibran Rakabuming Raka.


Jokowi soal Pertemuan dengan Surya Paloh Bahas Reshuffle: Mau Tau Aja

6 jam lalu

Jokowi soal Pertemuan dengan Surya Paloh Bahas Reshuffle: Mau Tau Aja

Di sisi lain, Jokowi masih memberikan jawaban yang sama ketika ditanya soal reshuffle.


Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

7 jam lalu

Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

Jokowi yakin ASEAN akan terus berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.


Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

7 jam lalu

Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Jokowi meyakini ASEAN masih penting dan relevan bagi rakyat dan kawasan. Ia yakin ASEAN akan berkontribusi bagi stabilitas di Indo-Pasifik.