Temui Cak Imin Usai Diisukan Bermanuver, Gus Yaqut: Saya ke Sini Berarti Solid

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan mengklarifikasi kabar dirinya bermanuver mendorong muktamar luar biasa, di DPP PKB, 19 April 2021. Tempo/Friski Riana

    Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas usai menemui Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan mengklarifikasi kabar dirinya bermanuver mendorong muktamar luar biasa, di DPP PKB, 19 April 2021. Tempo/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Setelah dikabarkan melakukan manuver untuk mendorong muktamar luar biasa, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut menemui Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

    Pada Senin sore, 19 April 2021, Yaqut menyambangi Kantor DPP PKB di Jalan Raden Saleh, Jakarta. Pertemuan berlangsung sekitar satu jam. "Yang jelas saya ini ke sini berarti solid, enggak ada apa-apa. Saya menunjukkan PKB enggak ada apa-apa," ujar Yaqut.

    Nama Yaqut sebelumnya digadang-gadang menjadi pengganti Muhaimin sebagai ketua umum. Dalam pemberitaan Majalah Tempo edisi Senin, 19 April 2021, nama Yaqut beredar di kalangan pengurus dan mantan pengurus PKB di daerah.

    Tiga politikus PKB yang mengetahui manuver Yaqut bercerita, Yaqut telah membentuk tim untuk mendorong muktamar luar biasa.

    Yaqut pun membantah kabar ia bermanuver mendorong muktamar luar biasa. "Kok tiba-tiba dikesankan seolah-olah saya ada masalah atau sedang bermasalah. Enggak ada. PKB tuh kompak. Coba cek, PKB tuh solid," katanya.

    PKB saat ini tengah dirundung masalah setelah adanya desakan menyelenggarakan Muktamar Luar Biasa yang disuarakan sejumlah kader di daerah. Mereka beralasan telah terjadi pelanggaran Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga hasil Muktamar Bali 2019 sehingga perlu adanya evaluasi lewat MLB.

    FRISKI RIANA

    Baca: Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Sambangi DPP PKB


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Operasi Ketupat 2021 Demi Menegakkan Larangan Mudik, Berlaku 6 Mei 2021

    Sekitar 166 ribu polisi diterjunkan dalam Operasi Ketupat 2021 untuk menegakkan larangan mudik. Mereka tersebar di lebih dari 300 titik.