Cegah Aksi Teroris, Ridwan Kamil Minta Warga Jawa Barat Deteksi Dini

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) terkait TPPAS Lulut Nambo di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (23/3/2021). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

    Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam JAPRI (Jabar Punya Informasi) terkait TPPAS Lulut Nambo di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (23/3/2021). (Foto: Yogi P/Humas Jabar)

    TEMPO.CO, Bandung - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan terjadinya rentetan aksi teroris yang terjadi beberapa hari ini. “Tentu kita mengutuk keras terorisme ini. Dan tetap menjadi tantangan kita untuk selalu waspada,” kata dia, Kamis, 1 April 2021.

    Ridwan Kamil meminta warga Jawa Barat untuk membantu deteksi dini di lingkungan masing-masing. “Dengan saling berkomunikasi. Kalau dengan Pak Gubernur ada Sapa Warga, mungkin dengan RW-nya ada Siskamling. Itu kita perkuat," ujarnya. 

    Ia mengingatkan jika ada kawan yang diduga berperilaku melenceng dari norma maka dengan semangat silih asah, asih, asuh untuk diingatkan. "Kita rangkul,” tutur pria yang akrab disapa RK ini. 

    Lebih lanjut, menjelang perayaan Paskah, Ridwan Kamil menjamin aparat keamanan akan berjaga mengamankan jalannya ibadah dan perayaan di gereja Jawa Barat. “Saya menjamin, secara keamanan sudah di koordinasikan. Nanti di hari Paskah silakan umat Kristiani untuk tidak takut melaksanakan kegiatan peribadatan,” kata dia.

    Gubernur Ridwan menuturkan pengamanan tidak hanya ada di gereja saat Paskah, tapi di sejumlah lokasi, termasuk gedung pemerintahan. “Kepolisian dan TNI juga akan menguatkan keamanan di titik-titik yang diperlukan. Termasuk penguatan keamanan di gedung-gedung pemerintah, kantor-kantor polisi juga sudah dalam Siaga 1,” ujarnya.

    Terakhir, Ridwan Kamil meminta warga Jawa Barat agar tetap tenang usai terjadinya rentetan aksi teroris. “Saya menitipkan kepada masyarakat untuk tetap tenang,” kata dia.

    Baca juga: Teror di Mabes Polri, Anies Perketat Pengawasan Tamu Balai Kota Hingga Kelurahan

    AHMAD FIKRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.