KPK Geledah Kantor Bappeda Jawa Barat, Bawa Dokumen dan Bukti Elektronik

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jawa Barat pada Jumat, 19 Maret 2021. Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan korupsi bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten Indramayu 2017 sampai 2019.

    “Tim penyidik telah selesai melakukan penggeledahan,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Jumat, 19 Maret 2021.

    Ali mengatakan penyidik menemukan bukti berupa dokumen dan barang elektronik. Bukti tersebut telah dibawa untuk kemudian dianalisa lalu disita dalam perkara ini.

    Penggeledahan ini merupakan pengembangan dari kegiatan tangkap tangan yang dilakukan terhadap Bupati Indramayu Supendi pada 15 Oktober 2019. Selain Supendi, KPK juga menangkap Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah, Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Wempy Triyono, dan pihak swasta Carsa AS.

    Pengadilan Tipikor memvonis Supendi 4,5 tahun penjara. Dari pengembangan perkara, KPK juga menyeret Anggota DPRD Jawa Barat Abdul Rozaq Muslim menjadi tersangka.

    Baca juga: KPK Kembangkan Penyidikan Kasus Anggaran Kabupaten Indramayu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.