MCCV, Kendaraan Multifungsi Operasi Pertahanan

Marsda Julexi Tambayong, Kepala Balitbang Kemhan (Kabalitbang Kemhan), saat pemaparan produk pengembangan Balitbang Kemhan di Gedung Balitbang Kemhan Jakarta, (01/03/21).

INFO NASIONAL – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pertahanan (Kemhan) berinovasi mengembangkan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) dengan menggandeng industry dalam negeri. Salah satunya menciptakan Mobile Command Control Vehicle (MCCV).

Kepala Pusat Penelitian dan Pengambangan (Kapuslitbang) Alat Peralatan Pertahanan (Alpalhan) Balitbang Kemhan, Brigjen TNI Rosidin mengatakan, MCCV adalah kendaraan taktis multi fungsi dilengkapi teknologi modern sebagai pusat komando dan pengendali operasi militer untuk perang maupun selain perang.

Kendaraan taktis ini dapat mengintegrasi semua jenis alat komunikasi mulai tingkat koman dan operasi sampai dengan prajurit (personil) di lapangan baik di medan pertempuran maupun di perkotaan. “Seperti diketahui, satuan TNI memiliki jenis alat komunikasi yang berbeda-beda. Solusinya kami buat kendaraan untuk integrasi berbagai jenis alat komunikasi, yaitu MCCV sebagai Puskodal Operasi,” ujarnya, Senin, 1 Maret 2021.

Rosidin mengatakan, sebelumnya TNI belum memiliki kendaraan khusus untuk pusat komando dan pengendalian yang modern dan mudah di deploy (mobile). MCCV buatan Balitbang Kemhan bekerjasama dengan BUMS dilengkapi drone yang dikendalikan dari MCCV tersebut.

Sebagai kendaraan taktis yang dilengkapi drone, tentunya kemampuan MCCV  dapat memantau pergerakan kedua belah pihak, baik pasukan sendiri maupun pihak musuh di wilayah operasi. Sehingga Kodal seorang Komandan operasi akan dengan mudah dan aman menyampaikan instruksi, pengendalian terhadap unsure bawahan dan laporan kepada atasan berdasarkan kondisi riil di lapangan. 

MCCV terdiri dari dua kendaraan, yakni kendaraan utama dan pendukung.Kendaraan khusus ini juga dilengkapi berbagai perangkat seperti radio jammer dan multi spectral camouflage net.MCCV juga dibekali kemampuan anti thermal sensor, anti infrared dan anti radar.

Keunggulan lainnya, roda kendaraan MCCV ini menggunakan jenis run flat type yang sanggup menahan terjangan proyektil musuh.

Sehingga kendaraan ini dapat difungsikan dalam segala Kodal operasi mulai dari combat operations, VIP security, hazard handling, search  and rescue, disaster management dan special force operations. “Bahkan bisa digunakan untuk pengendalian demo dan pengendalian operasi lainnya,”katanya. 

Sekretaris BalitbangBrigjen TNI Abdullah Sani menambahkan, MCCV ini layak dikembangkan dan diperbanyak untuk kebutuhan satuan TNI yang melaksanakan operasi, sekaligus untuk memajukan industri pertahanan nasional. “Yang paling penting, pengembangan kendaraan multifungsi ini dapat mengurangi ketergantungan terhadap kebutuhan alat pertahanan impor. “(kendaraan) ini dibutuhkan sekali,” ujar jenderal bintang satu ini.

Sementara itu, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Kabalitbang) Kemhan, Marsekal Muda TNI Julexi Tambayong mengatakan,  Indonesia punya potensi untuk memproduksi senjata secara mandiri. Dengan alutsista yang dapat diproduksi sendiri,  Indonesia diharapkan bias mengurangiketergantungan terhadap persenjataan produksi luar negeri. “Mengurangi ketergantungan akan produk luar negeri dan berpaling pada pemanfaatan produk dalam negeri merupakan salah satu bentuk kedaulatan sebuahnegara,” katanya.

MCCV adalah satukendaraan yang dikembangkan Balitbang Kementerian Pertahanan bersama industry dalam negeri. Pengembagan alutsista lain yang dihasilkan Balitbang adalah Kendaraan Peluncur Roket R-HAN 122B dan Radar Pasif yang akan memperkuat sistem pertahanan nasional.(*)






DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

7 hari lalu

DPR Setujui Anggaran Kementerian Pertahanan Rp 134 Triliun

DPR menyetujui anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada 2023 sebesar Rp 134 triliun dari usulan sebelumnya mencapai Rp 319 Triliun


Motor Listrik Militer Buatan Eltran Dapat Sertifikasi dari Kemhan

17 hari lalu

Motor Listrik Militer Buatan Eltran Dapat Sertifikasi dari Kemhan

PT Eltran Indonesia telah memproduksi motor listrik militer dalam negeri, yakni Electric Tactical Motor Bike.


38 Tahun Lalu Peristiwa Tanjung Priok Berdarah, Begini Kronologinya

22 hari lalu

38 Tahun Lalu Peristiwa Tanjung Priok Berdarah, Begini Kronologinya

Peristiwa Tanjung Priok terjadi pada 12 September 1984 salah satu kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) pada Masa Orde Baru. Apa pencetusnya?


Komponen Cadangan, Apa Itu Komcad dan Tugasnya?

24 hari lalu

Komponen Cadangan, Apa Itu Komcad dan Tugasnya?

Komponen cadangan atau komcad salah satu program sukarela atau tidak wajib yang diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019


Ini Syarat Prajurit TNI Dimakamkan Secara Militer

30 Juli 2022

Ini Syarat Prajurit TNI Dimakamkan Secara Militer

Sebelum dimakamkan secara militer, prajurit TNI setidaknya harus memenuhi syarat-syarat berikut. Berikut syarat dimakamkan secara militer.


Tentara Ukraina Gugur Menjelang Pernikahan

27 Juli 2022

Tentara Ukraina Gugur Menjelang Pernikahan

Mykola Zabavchuk, tentara Ukraina, meninggal saat dia berencana menikahi kekasihnya usai rotasi personel militer.


Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei, Genapi Raih 85 Medali Olimpiade Matematika dan Sains Internasional

26 Juli 2022

Kakak Beradik Mischka Aoki dan Devon Kei, Genapi Raih 85 Medali Olimpiade Matematika dan Sains Internasional

Mischka Aoki dan Devon Kei Enzo, kakak beradik sukses meraih 85 medali olimpiade matematika dan sains internasional sepanjang pandemi Covid-19 ini.


Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba Negatif PMK

23 Juni 2022

Laboratorium BBVeteriner Wates Pastikan Bangkai Domba Negatif PMK

Tim laboratorium BBVeteriner Wates telah mengambil 97 sampel dan tes PCR terhadap bangkai domba di Sungai Serang.


Prabowo Berkunjung ke Markas Kopassus Kamboja, Disambut Pekik Komando

22 Juni 2022

Prabowo Berkunjung ke Markas Kopassus Kamboja, Disambut Pekik Komando

Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto mengunjungi Markas Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kerajaan Kamboja


Cina Uji Coba Rudal

20 Juni 2022

Cina Uji Coba Rudal

Kementerian Pertahanan Cina mengkonfirmasi telah melakukan uji coba rudal yang ditujukan untuk pertahanan.