Pekan Depan, Bareskrim Gelar Perkara untuk Naik Sidik Kasus Unlawful Killing FPI

Reporter

Direktur Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Andi Rian saat ditemui Tempo pada Kamis, 4 Maret 2021. (Tempo/Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Reserse Kriminal Polri akan melaksanakan gelar perkara penentuan status dalam kasus unlawful killing (pembunuhan di luar hukum) kasus penembakan terhadap enam anggota laskar Front Pembela Islam (FPI). 

"Sudah dapat bukti permulaan. Pekan depan akan gelar untuk naik sidik (penyidikan)," ucap Direktur Tindak Pidana Umum Brigadir Jenderal Andi Rian kepada Tempo pada Jumat, 4 Maret 2021.

Enam Laskar FPI yang mengawal Rizieq Shihab tewas ditembak polisi di Jalan Tol Cikampek Kilometer 50 pada Senin dini hari, 7 Desember 2020 sekitar pukul 00.30. 

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) kemudian melakukan penyelidikan dan menemukan adanya dugaan terjadi unlawful killing dalam kasus penembakan yang terjadi di Tol Jakarta-Cikampek KM 50 itu. |

Baca: 3 Polisi yang Terlibat Unlawful Killing Laskar FPI Diberhentikan Sementara

Menindaklannjuti temuan Komnas HAM, kepolisian menetapkan tiga anggota Kepolisian Daerah Metro Jaya sebagai terlapor dalam insiden unlawful killing dalam kasus penembakan laskar FPI. "Kalau di unlawfull killing itu artinya adalah anggota Polri yang membawa empat orang," kata Andi Rian. Nantinya, ia bakal menyangkakan para tersangka dengan Pasal 351 ayat (3) dan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

ANDITA RAHMA






Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

10 jam lalu

Narasi Laporkan Serangan Digital ke Mabes Polri, AJI: Semoga Tidak Mangkrak

Tim hukum Narasi bersama LBH Pers, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia dan Safenet, telah melaporkan serangan digital ke Mabes Polri


Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

12 jam lalu

Komnas HAM Bentuk Tim Pemantau Hak Konstitusional Warga untuk Pemilu 2024

Komnas HAM membentuk tim pemantauan pemenuhan hak konstitusional warga negara untuk Pemilu 2024.


Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

13 jam lalu

Fit and Proper Test Komnas HAM, DPR Singgung Atensi Berbeda di Kasus Brigadir J dan KM 50

Arsul Sani singgung atensi atau perhatian Komnas HAM yang berbeda di beberapa kasus seperti Brigadir J, Lukas Enembe, Wadas dan KM 50.


Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

15 jam lalu

Komisi III DPR RI Gelar Fit and Proper Test 14 Calon Anggota Komnas HAM

Komisi III DPR RI menggelar uji kepatutan dan kelayakan calon anggota Komnas HAM periode 2022-2027. Ada 14 kandidat yang akan di uji oleh komisi III DPR RI.


Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

16 jam lalu

Breaking News: Bareskrim Tahan Putri Candrawathi

Putri Candrawathi ditahan setelah menjalani pemeriksaan kesehatan fisik dan mental di Bareskrim hari ini.


Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

17 jam lalu

Putri Candrawathi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Bareskrim

Putri Candrawathi keluar dari ruang kesehatan Bareskrim Mabes Polri pukul 12.48 WIB. Ia mengenakan blazer biru muda dan tampak terus tertunduk.


Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

19 jam lalu

Putri Candrawathi Hari ini Datangi Bareskrim untuk Wajib Lapor

Arman tidak menjelaskan pukul berapa Putri Candrawathi tiba di Bareskrim. Namun ia membenarkan Putri sudah di dalam Bareskrim.


Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor Hari Ini, Febri Diansyah: Komitmen Penuhi Kewajiban Hukum

20 jam lalu

Putri Candrawathi Jalani Wajib Lapor Hari Ini, Febri Diansyah: Komitmen Penuhi Kewajiban Hukum

Febri Diansyah mengatakan akan mendampingi Putri Candrawathi saat melakukan wajib lapor di Bareskrim pada hari ini.


Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

23 jam lalu

Mabes Polri Bilang Bareskrim Tak Temukan Adanya Konsorsium 303

Konsorsium 303 disebut-sebut sebagai jaringan judi online yang diduga melibatkan Ferdy Sambo serta pejabat tinggi Polri.


Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

23 jam lalu

Mabes Polri Ungkap 612 Kasus Judi Online Sepanjang 2022

Tidak hanya pidana judinya, pelaku serta bandar judi online juga dijerat pasal pencucian uang.