Polri Bakal Amankan Prosesi Pemakaman 2 Anggota MIT yang Tewas

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Proses penangkapan salah seorang terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror bekerjasama dengan Polda Kalbar menggunakan kapal Polairud Polda Kalbar. ANTARA/HO

    Proses penangkapan salah seorang terduga teroris oleh Tim Densus 88 Antiteror bekerjasama dengan Polda Kalbar menggunakan kapal Polairud Polda Kalbar. ANTARA/HO

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri bakal melakukan pengamanan prosesi pemakaman dua anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Keduanya, Alvin dan Khairul, tewas tertembak dalam aksi baku tembak dengan Satuan Tugas Madago Raya pada Senin, 1 Maret 2021.

    Pengamanan dilakukan guna mengantisipasi terjadinya arak-arakan. "Semua pasti diamankan oleh aparat di sana," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono di kantornya, Jakarta Selatan pada Rabu, 3 Maret 2021.

    Sebagaimana diketahui, baku tembak terjadi antara MIT dengan Satgas Madago Raya pada 1 Maret 2021 di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Saat itu, satgas mendapati kedua anggota MIT itu tengah mengambil bahan makanan dari kurir. Satgas sebelumnya telah mendapat informasi ihwal akan adanya pergerakan dari kelompok teroris tersebut.

    Imbas dari insiden tersebut, Alvin dan Khairul tewas. Keduanya pun langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara.

    ADVERTISEMENT

    "Masih dalam proses identifikasi. Kewajiban Polri setelah melakukan identifikasi, menyerahkan kepada keluarga untuk dimakamkan," ucap Rusdi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Greysia / Apriyani, Dipasangkan pada 2017 hingga Juara Olimpade Tokyo 2020

    Greysia / Apriyani berhasil jadi pasangan pertama di ganda putri Indonesia yang merebut medali emas di Olimpiade Tokyo 2020 pada cabang bulu tangkis.