ISSES Nilai Pembentukan Polisi Virtual Belum Mendesak

Reporter

Ilustrasi Polisi Indonesia. Getty Images

TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) bidang Kepolisian, Bambang Rukminto, mempertanyakan rencana Polri membentuk polisi virtual (virtual police) yang bertujuan mengatasi pelanggaran di dunia maya. Bambang menilai meski rencana ini bagus untuk menjawab tantangan era 4.0, namun implementasinya patut dipertanyakan.

"Bagaimana implementasi dari konsep itu yang terpenting, ketika kepercayaan publik kepada kepolisian masih rendah," kata Bambang saat dihubungi Tempo, Rabu, 24 Februari 2021.

Bambang mengatakan problem kepercayaan itu muncul karena polisi kerap kesulitan untuk berjarak dengan kepentingan di luar hukum yang menjadi tupoksinya. Baik itu kepentingan politik, ekonomi, maupun kepentingan eksistensi dari kepolisian sendiri sebagai sebuah organisasi.

"Karena susah untuk berjarak dengan kepentingan-kepentingan di luar hukum itulah akhirnya muncul asumsi bahwa setiap langkah kepolisian selalu bermuatan politik kepentingan pemerintah," kata Bambang.

Karena itu, Bambang mengatakan, akan lebih baik jika kepolisian fokus pada tupoksinya di bidang penegakan hukum, dibanding membentuk polisi virtual yang konsepnya masih dipertanyakan.

"Alih-alih memberdayakan tingkat partisipasi publik yang sangat besar dalam pencegahan kejahatan, konsep virtual police ini dibaca sebagai upaya memata-matai warga," kata dia.

Apalagi selama ini, Bambang melihat persoalan-persoalan delik aduan terkait UU ITE lebih pada ujaran kebencian hingga hoaks yang cenderung banyak mengejar sensasi daripada menyentuh substansi masalah di masyarakat. Padahal, ia mengatakan, masyarakat lebih memerlukan konsistensi penegakan hukum.

Terlebih potensi kejahatan cyber saat ini berkembang pesat. Kejahatan pencurian identitas, fraud, money game atau skema Ponzi dengan memanfaatkan teknologi virtualis terus muncul. Namun ia mengatakan masyarakat masih melihat polisi masih lambat turun tangan dan baru hadir setelah korban berjatuhan.

"Makanya saat krisis ekonomi karena pandemi saat ini, polisi harusnya lebih gencar dalam penegakan hukum terkait ini daripada membuat konsep-konsep yang memunculkan polemik, bahkan tidak dipahami oleh anggota kepolisian di level bawah," kata Bambang.

Baca juga: 3 Kritik terhadap Rencana Kapolri Listyo Sigit Membuat Virtual Police






LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

5 jam lalu

LPSK Siap Memberi Pelindungan kepada Aremania yang Terancam

LPSK akan memberi perlindungan kepada Aremania yang terancam dan mengalami intimidasi.


Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

13 jam lalu

Tragedi Kanjuruhan: ICJR Dorong 28 Polisi Tak Hanya Diperiksa Soal Kode Etik, tapi juga Pidana

ICJR mendorong 28 anggota polisi yang diduga terlibat dalam tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022, diperiksa dalam dugaan pelanggaran pidana


Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

13 jam lalu

Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

Dua personel polisi tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu. Keduanya tewas saat berada di tribun selatan


Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar KDRT, Polisi Akan Pertemukan 2 Selebritas Ini

1 hari lalu

Lesti Kejora Laporkan Rizky Billar KDRT, Polisi Akan Pertemukan 2 Selebritas Ini

Polres Metro Jakarta Selatan mengecek TKP Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).yang dialami penyanyi Lesti Kejora.


Polisi Bisa Tilang Manual Pelanggar di Operasi Zebra 2022

1 hari lalu

Polisi Bisa Tilang Manual Pelanggar di Operasi Zebra 2022

Polri melalui Korps Lalu Lintas (Korlantas) bisa melakukan tilang manual kepada para pelanggar di Operasi Zebra 2022.


Intip Spesifikasi K9, Mobil Polisi yang Kena Amukan Oknum Suporter

1 hari lalu

Intip Spesifikasi K9, Mobil Polisi yang Kena Amukan Oknum Suporter

Oknum suporter membuat kerusahan usai pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan dengan merusak mobil K9 milik polisi.


Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

2 hari lalu

Aksi Protes Buntut Kematian Mahsa Amini di Iran Masuk Pekan Ketiga

Unjuk rasa di Iran buntut kematian Mahsa Amini memasuki pekan ketiga dan terjadi di penjuru wilayah Iran.


KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

2 hari lalu

KontraS Sebut Ada 4 Dugaan Pelanggaran Hukum dan HAM di Tragedi Kanjuruhan

KontraS menyatakan setidaknya ada empat argumentasi mengapa dugaan pelanggaran hukum dan HAM terjadi dalam Tragedi Kanjuruhan.


Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

2 hari lalu

Bukan Hanya Regulasi FIFA, Penggunaan Gas Air Mata Sangat Tak Dibenarkan Amnesty International

Selain melanggar regulasi FIFA, penggunaan gas air mata sangat tidak dibenarkan oleh Amnesty Internasional.


Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

3 hari lalu

Siapa Saja Polisi yang Menjalani Sanksi Demosi Terseret Kasus Ferdy Sambo?

Kasus Ferdy Sambo menyeret banyak polisi dalam pelanggaran etik, sebagian menjalani sanksi demosi