Polisi Tangkap Pelaku Perdagangan Bayi di Medan, Dijual Rp 28 Juta

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bayi. freepik.com

    Ilustrasi bayi. freepik.com

    TEMPO.CO, Medan - Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap pelaku perdagangan bayi di Medan. 

    Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Sumut Komisaris Besar Tatan Dirsan Atmaja membenarkan penangkapan ini. "Benar, saat ini masih dilakukan pendalaman," katanya, seperti dikutip dari Antara pada Selasa, 16 Februari 2021.
     
    Dari hasil pengungkapan tersebut, polisi menahan seorang pelaku berinisial A SIA (42) warga Jalan Pukat VII, Medan Tembung. Sementara itu, bayi laki-laki berusia 14 hari saat ini sudah dibawa untuk dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara.
     
    Ia menjelaskan pengungkapan tersebut bermula setelah polisi mendapatkan informasi terkait adanya kegiatan tindak pidana penjualan anak yang dilakukan oleh pelaku pada Jumat (12/2) sekitar pukul 13.00 WIB.
     
    Berdasarkan informasi tersebut, polisi kemudian menyelidiki dan menangkap pelaku di Komplek Asia Mega Mas beserta bayi tersebut pada Senin, 15 Februari 2021.
     
     
    Polisi juga menyita barang bukti berupa dua handphone, uang Rp 3.682.000, KTP dua lembar, SIM dan STNK motor. Dari hasil interogasi, pelaku mengakui menawarkan bayi tersebut seharga Rp 28 juta.
     
    "Pelaku diancam diancam Pasal 76 F jo 83 UU 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Kasus (perdagangan bayi) ini masih dalam tahap pengembangan," katanya.

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perjalanan Ganda Putri Indonesia Masuk Semifinal Olimpiade Pertama dalam Sejarah

    Pasangan ganda putri Greysia Polii dan Apriyani Rahayu, lolos ke semifinal badminton di Olimpiade 2020. Prestasi itu jadi tonggak olahraga Indonesia.