Budayawan Prie GS Meninggal, Gus Mus hingga Sudjiwo Tedjo Berduka

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Budayawan Prie GS. (ANTARA/HO-Instagram Prie GS)

    Budayawan Prie GS. (ANTARA/HO-Instagram Prie GS)

    TEMPO.CO, Jakarta - Budayawan Supriyanto GS atau yang dikenal dengan nama Prie GS meninggal pada Jumat, 12 Februari 2021, pukul 06.30 WIB.

    Ucapan duka cita pun disampaikan sejumlah tokoh ternama. Salah satunya tokoh NU, Ahmad Mustofa Bisri atau Gus Mus. Melalui akun Instagram, Gus Mus mengunggah foto dirinya bersama Prie GS dengan tulisan duka cita. "Inna lillahi wainna ilaihi rajiun. Saudaraku tercinta yang baik dan selalu ingin membahagiakan orang lain, Prie GS, hari ini dipanggil kehadiratNYA," ucap Gus Mus.

    Ia mengaku terkejut dan merasa sangat kehilangan. Gus Mus pun mendoakan agar keluarga diberi kekuatan lahir dan batin.

    Seniman Sudjiwo Tedjo, melalui akun Twitter, mengunggah sebuah tangkapan layar dari video Prie GS saat menjadi pembicara pada saluran Coklat TV di Youtube. "Sugeng tindak, Mas @Prie_GS ... pinanggihan malih mangke .. #utangRasa," cuit Sudjiwo Tedjo.

    ADVERTISEMENT

    Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo juga menyampaikan ungkapan belasungkawa. "Selamat jalan mas @Prie_GS. Jenengan orang baik, sangat baik. Insyaallah husnul khatimah," katanya melalui akun Twitter.

    Prie GS meninggal di usia 57 tahun. Dari sejumlah informasi, pria yang lahir di Kabupaten Kendal, Jawa Tengah itu mengawali karier sebagai wartawan di harian umum Suara Merdeka Semarang. Prie GS dikenal sebagai kartunis, penyair, penulis, dan public speaker.

    Sebagai wartawan yang dikaruniai talenta seni, Prie lebih banyak memegang rubrik-rubrik bermuatan kesenian, sembari secara rutin dia menggambar kartun setiap hari Minggu di surat kabar itu. Dan beberapa tahun kemudian, Suara Merdeka Group mempercayakan padanya untuk memimpin majalah wanita Cempaka.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Makan di Warteg saat PPKM Level 4 dan 3 di Jawa - Bali

    Pemerintah membuat aturan yang terkesan lucu pada penerapan PPKM Level 4 dan 3 soal makan di warteg. Mendagri Tito Karnavian ikut memberikan pendapat.