Di Hari Keenam, Tim Pencari Sriwijaya Air Kumpulkan 98 Kantong Jenazah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tim SAR gabungan memindahkan kantong berisi serpihan pesawat  Sriwijaya Air SJ-182 di Posko Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 14 Januari 2021. Tim SAR gabungan menyerahkan temuan serpihan pesawat dan kantong jenazah dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Temuan itu di serahkan ke Posko JICT, Jakarta Utara dari kapal Basarnas dan kapal Polairut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Tim SAR gabungan memindahkan kantong berisi serpihan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di Posko Pencarian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182, Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis, 14 Januari 2021. Tim SAR gabungan menyerahkan temuan serpihan pesawat dan kantong jenazah dari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di perairan Kepulauan Seribu. Temuan itu di serahkan ke Posko JICT, Jakarta Utara dari kapal Basarnas dan kapal Polairut. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Pencarian terhadap Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta Pontianak yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, telah memasuki hari keenam pada Kamis, 14 Januari 2021. Dalam pencarian hari ini, total tim gabungan mendapatkan 98 kantung jenazah.

    "Dari operasi SAR penyelaman yang dilaksanakan dari Basarnas, Basarnas Special Group, TNI AL, Polairud, Bakamla, kita mendapatkan 98 kantong jenazah yang berisi body part atau human remain. Serpihan kecil badan pesawat 9 kantong, dan potongan besar badan pesawat 5 bagian," ujar Kepala Basarnas selaku SAR Coordinator (SC), Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, di posko pencarian di JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

    Sehingga total sampai jam 20.00 WIB kapal terakhir masuk, Bagus mengatakan tim gabungan sudah mengumpulkan 239 kantong jenazah, 40 serpihan kecil pesawat, dan 33 potongan besar pesawat Sriwijaya Air SJ182.

    Sepanjang hari, tercatat ada lima kapal yang merapat ke JICT dan membawa hasil pencarian mereka. Kapal-kapal itu adalah Kapal KN SAR Karna milik Basarnas, Kapal Pelatuk milik Direktorat Polisi Air, kapal milik Badan Keamanan Laut, Kapal RIB-03 Basarnas, dan menyusul terkahir KRI Tjiptadi.

    ADVERTISEMENT

    KN SAR Karna yang dinahkodai Kapten Sear Tama Sinaga datang dengan bawaan terbanyak, yakni 36 kantong jenazah. Disusul kemudian oleh Kapal Pelatuk dari Polairud yang dinakhodai Ipda Yasser, yang membawa 10 kantong jenazah.

    Bagus mengatakan proses untuk operasi pencarian Sriwijaya Air tetap berlangsung. "Tim masih akan fokus pada evakuasi korban dan tentu saja kita masih melaksanakan operasi pencarian CVR dan partikel atau badan pesawat yang masih ada di lokasi," kata Bagus.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Potongan Janggal Hukuman Djoko Tjandra, Komisi Yudisial akan Ikut Turun Tangan

    Pengadilan Tinggi DKI Jakarta mengabulkan banding terdakwa Djoko Tjandra atas kasus suap status red notice. Sejumlah kontroversi mewarnai putusan itu.