Jumat, 23 Februari 2018

Kerugian Akibat Bentrokan Aparat Vs Suporter PSM Mencapai Rp750 Juta

Oleh :

Tempo.co

Kamis, 28 Agustus 2003 14:59 WIB
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Makassar:PT Pelabuhan Indonesia IV dan PT Pelni cabang Makassar ditaksir menderita kerugian Rp730 juta. Menyusul terjadinya bentrokan antara empat ribu pendukung PSM Makassar dengan aparat keamanan, Sabtu (29/6) malam. Tawuran terjadi ketika para pendukung PSM hendak menerobos barikade aparat kepolisian. Massa yang hendak menyaksikan tim kesayangannya bertanding di Jakarta itu mencoba marangsek masuk ke kepala KM Ceremai tujuan Tanjungpriok. Kepada Tempo News Room, Kepala Cabang PT Pelindo IV Wasis Subianto mengatakan kerugian materil itu akibat rusaknya sarana dan prasarana pelabuhan. Seperti kerusakan terminal penumpang, gudang, kantor Pelindo, dan sebuah mobil pemadam kebakaran. Sisanya, berupa kerugian tambat kapal dan terhentinya bongkar muat kapal. “Suporter sudah memenuhi dermaga sejak pagi sehingga kapal barang tak berani mendekat,” katanya saat ditemui di kantornya, Minggu (30/6). Subianto mencontohkan tertundanya pengiriman komiditi kakao ke Belanda selama 12 jam. Sedianya komiditi itu akan diangkut dengan kapal berbendera asing. Akibat lainnya sekitar 100 buruh bongkar muat kehilangan penghasilan. Kerugian ratusan juta itu belum termasuk perusakan fasilitas umum seperti kios telepon dan pos jaga pelabuhan. Termasuk para pedagang yang barang jualannya dijarah massa. Karena itu pihaknya meminta kepada pengurus PSM Makassar untuk ikut bertanggung jawab atas keruskan yang disebabkan para pendukungnya. “Tentu akan dicari solusi terbaik. Yang terpenting tidak memberatkan mereka (pihak PSM Makassar) dan tidak terlalu merugikan kita (Pelindo IV),” katanya. Sementara itu Kepala Cabang PT Pelni Makassar H.M. Djafar Mappa memperkirakan pihaknya mengalami kerugian hingga Rp600 juta. Pasalnya, kata Djafar, sekitar tiga ribu pendukung PSM menumpang KM Ceremai tanpa membeli tiket. “Hitung saja, harga selembar tiket tujuan Makassar Jakarta Rp195 ribu,” katanya. Tak hanya itu, katanya, Pelni juga harus menanggung kerugian psikis akibat tekanan fisik yang dilakukan para suporter terhadap anak buah kapal. Djafar lalu merujuk pada pengalaman tahun lalu. Saat itu ribuan bonek PSM mengacam akan membunuh nahkoda kapal KM Kambuna. “Situasi di atas kapal, memang sangat rawan, karena jumlah penumpang yang melebihi kapasitas,” ucap dia. Untuk mengantispasi keadaan, pihaknya telah menyertakan 15 personil Brigade Mobil untuk melakukan pengawalan. Belum lagi bicara masalah kelebihan muatan. Djafar memperkirakan di kapal KM Cermai terdapat sedikitnya lima ribu penyumpang. Padahal kapal itu berkapasitas angkut 2600 orang. KM Ciremai diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjungpriok, Senin (1/7) tengah malam. Sementara itu, pihak Kepolisian Pengamanan Pelabuhan dan Pantai (KPPP) Makassar, berhasil menyita sedikitnya 50 buah busur beracun. Aparat juga sempat mengamankan 20 orang massa supporter, yang diduga melakukan perusakan. Adapun 12 korban luka-luka yang sempat dirawat di tiga rumah sakit. Tujuh orang di antaranya sudah dipulangkan. Lima korban lainnya masih mendapat perawatan intensif karena menderita luka serius. Sedangkan dua lainnya yakni Anwar dan Sendang dalam keadaan kritis. Keduanya jatuh dan terinjak-injak saat terjadi bentrokan. Sementara itu dihubungi terpisah, Ketua Harian PSM Makassar Kadir Halid, sangat menyayangkan terjadinya bentrokan tersebut. Padahal, ujar dia, pihak PSM sudah melakukan negoisasi agar seluruh suporter baiik yang memiliki tiket maupun yang belum bisa berangkat semua. Bahkan negoisasi tersebut sudah berhasil dicapai kesepakatan. “Pak Walikota Makassar, sudah menyampaikan siap menanggung biaya bagi supporter yang tidak bisa membeli tiket,” kata dia. Menurut Kadir, bentrokan tersebut terjadi karena suporter tidak sabaran dan petugas terlalu cepat melepaskan tembakan. Tembakan petugas, kata dia, memancing emosi suporter sehingga langsung menyerang petugas. Kendati begitu Khalid juga mengungkapkan kekecewannya terhadap ulah para suporter. Katanya, kelakuan para suporter itu dinilai memperburuk citra PSM Makassar. Imbasnya, kata dia, PSM bisa dihukum akibat ulah suporternya. Para suporter itu sedianya akan memberi dukungan terhadap PSM Makassar dalam pertandingan semifinal Liga Indonesia VIII yang dimulai 3 Juli mendatang. (Muannas)

     

     

    Selengkapnya
    Grafis

    INFO Pentingnya Memilah Sampah Sesuai Jenisnya

    Pilahlah sampah sesuai jenisnya, sampah organik, anorganik, dan sampah lainnya.