Minta Usut Hoaks Swab Rizieq, FPI: Jangan UU ITE Hanya Dipakai Bungkam Kritik

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    uru bicara FPI, Munarman (memakai baju biru) ditemui awak media di kantor Subdirektorat Resmob Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan, Rabu petang, 9 Oktober 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    uru bicara FPI, Munarman (memakai baju biru) ditemui awak media di kantor Subdirektorat Resmob Polda Metro Jaya usai menjalani pemeriksaan, Rabu petang, 9 Oktober 2019. Tempo/M Yusuf Manurung

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman, menegaskan bahwa dokumen hasil tes swab pemimpin Besar FPI Rizieq Shihab, yang beredar di media sosial adalah hoaks. Ia pun meminta aparat penegak hukum agar segera mengusut hal ini.

    "Sekarang saat yang tepat bagi pihak aparat hukum, agar mengusut pemalsuan data elektronik dengan menggunakan UU ITE tuh," kata Munarman saat dihubungi Tempo, Rabu, 2 November 2020.

    Ia menyebut dokumen itu dibuat oleh tukang fitnah. Bagi Munarman, dokumen itu terlihat jelas dipalsukan. Karena itu, ia mengatakan Undang-Undang Informasi dan Teknologi Elektronik (ITE) harus ditegakkan.

    "Jangan UU ITE disalahgunakan untuk membungkam kritik terhadap rezim," kata dia.

    Ia pun menegaskan dalam hal ini, Rizieq adalah korban pemalsuan data. "Dengan dokumen hoaks itu artinya HRS sebagai korban itu, maka harusnya pelaku pemalsuan dokumen itu segera ditangkap," kata Munarman.

    Dalam dokumen hasil tes swab yang beredar itu, Rizieq dinyatakan positif terpapar Covid-19 atau Virus Corona. Dalam surat hasil tes Covid-19 dengan nomor registrasi lab 801127175 yang beredar, Rizieq menjalani tes Sars-CoV-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR) pada Jumat, 27 November 2020. Hasil tes kemudian keluar pada Sabtu, 28 November 2020.

    Dalam surat hasil tes Covid-19 dengan nomor registrasi lab 801127175 yang beredar, Rizieq menjalani tes Sars-CoV-2 Nucleic Acid Test (RT-PCR) pada Jumat, 27 November 2020. Hasil tes keluar pada Sabtu, 28 November 2020.

    Dari catatan Tempo, Jumat pekan lalu, 27 November 2020, Rizieq masih dirawat di RS UMMI Bogor, Jawa Barat. Tim dokter MER-C melakukan tes Covid-19 terhadap Rizieq. Namun Sabtu malam, Rizieq meninggalkan rumah sakit dengan alasan sudah merasa sehat.

    EGI ADYATAMA | JULNIS FIRMANSYAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.