Temui JK, Luhut Diajak Meninjau Gedung Darurat PMI

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah warga saat melakukan donor darah di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Kamis, 27 Agustus 2020. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat agar tidak takut mendonorkan darah di tengah pandemi COVID-19. Imbauan untuk donor darah itu disampaikan karena ketersediaan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menurun sejak pandemi COVID-19. Setiap hari, DKI memerlukan sekitar seribu kantong darah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Sejumlah warga saat melakukan donor darah di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi DKI Jakarta, Jalan Kramat Raya, Kamis, 27 Agustus 2020. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengajak masyarakat agar tidak takut mendonorkan darah di tengah pandemi COVID-19. Imbauan untuk donor darah itu disampaikan karena ketersediaan stok darah Palang Merah Indonesia (PMI) DKI Jakarta menurun sejak pandemi COVID-19. Setiap hari, DKI memerlukan sekitar seribu kantong darah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla atau JK menerima kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga Wakil Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.

    “Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih pada PMI yang sigap dan cepat dan bergerak massif untuk menangani penyebaran Covid-19 ini sejak awal Covid masuk ke Indonesia,” kata Luhut dalam keterangan tertulis, Selasa, 29 September 2020.

    JK mengajak Luhut berkeliling dan meninjau gedung darurat PMI untuk memantau aktivitas relawan, serta logistik PMI dalam memerangi Covid-19.

    Kepada Luhut, JK menjelaskan bahwa PMI melakukan tiga jurus, yaitu sterilisasi kota melalui penyemprotan disinfektan, edukasi masyarakat untuk pencegahan mandiri serta memberi bantuan sosial berupa paket hidup bersih dan sehat.

    Dalam kesempatan itu, Luhut juga diberi kehormatan untuk melepas armada penyemprotan disinfektan PMI, yaitu 45 gunner yang akan menyemprot jalan-jalan utama Jabodetabek. Kemudian 200 mini van, serta 160 kendaraan roda tiga, dan 1.000 prayer gendong yang dapat melakukan penyemprotan disinfektan di gang dan jalan sempit.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Belajar dari Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Liburan Lalu

    Tak hendak mengulang lonjakan penambahan kasus Covid-19 akibat liburan 28 Oktober 2020 mendatang, pemerintah menerapkan beberapa strategi.