Epidemiolog Ingatkan Potensi Klaster Covid-19 di Tempat Pengungsian

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pengungsian di Papua. TEMPO/Tony Hartawan

    Ilustrasi pengungsian di Papua. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Ahli epidemiologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Citra Indriani mengatakan potensi munculnya klaster COVID-19 di pengungsian perlu diwaspadai di daerah-daerah yang sedang menghadapi bencana alam.

    "Potensi terjadi klaster COVID-19 di tengah pengungsian cukup besar," kata Citra Indriani dalam keterangan tertulis Kamis 17 September 2020.

    Ia mengatakan bahwa di daerah-daerah yang menghadapi bencana alam, kapasitas tempat pengungsian mungkin tidak sebanding dengan jumlah warga yang mengungsi dan kondisi yang demikian mempersulit penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

    Selain itu, ia melanjutkan, dalam keadaan bencana warga kemungkinan lebih fokus pada upaya menyelamatkan diri dari bencana ketimbang mematuhi protokol untuk mencegah penularan virus corona.

    Guna mencegah kemungkinan munculnya klaster penularan virus corona di tempat pengungsian, ia mengatakan, pemerintah perlu memetakan daerah-daerah yang rawan dan menyiapkan rencana mitigasi penularan COVID-19 di area pengungsian.

    "Kenapa bisa terjadi, karena saat ini transmisi COVID-19 masih terjadi, bahkan menjadi transmisi menetap di masyarakat. Kondisi yang tidak memungkinkan untuk menjaga jarak, mencuci tangan, menggunakan masker akan mendorong terjadinya penularan," kata dia.

    Ia menjelaskan pula bahwa sampai saat ini COVID-19 utamanya menular melalui percikan cairan pernafasan dari orang yang terinfeksi virus corona SARS-CoV-2 yang berada pada periode infeksius. Penularan secara tidak langsung juga bisa terjadi akibat kontak dengan permukaan benda yang terkontaminasi virus corona.

    Citra menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai penularan COVID-19 melalui air.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kebiasaan Anak Berbohong Dapat Merugikan Mereka Saat Dewasa

    Anak bisa melakukan kebohongan dengan atau tanpa alasan. Berbohong menurut si anak dapat menyelamatkan mereka dari konsekuensi yang diterimanya.