Minggu, 20 September 2020

Ini yang Akan Didalami Polisi dalam Rekonstruksi Kasus Penusukan Syekh Ali Jaber

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelaku penikaman Syek Ali Jaber saat di bawa polisi ke Mapolresta Bandarlampung guna pemeriksaan lebih lanjut. Minggu malam. 14 September 2020. Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang yang tak dikenal saat mengikuti acara wisuda di Masjid Falahuddin, Lampung, Minggu (13/09/2020). Hingga kini, menurut laporan pelaku penikaman merupakan orang yang mengalami gangguan kejiawaan. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

    Pelaku penikaman Syek Ali Jaber saat di bawa polisi ke Mapolresta Bandarlampung guna pemeriksaan lebih lanjut. Minggu malam. 14 September 2020. Syekh Ali Jaber ditusuk oleh orang yang tak dikenal saat mengikuti acara wisuda di Masjid Falahuddin, Lampung, Minggu (13/09/2020). Hingga kini, menurut laporan pelaku penikaman merupakan orang yang mengalami gangguan kejiawaan. (ANTARA/Dian Hadiyatna)

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Resor Kota Bandar Lampung menggelar rekonstruksi kejadian penusukan Syekh Ali Jaber pada hari ini, 17 September 2020.

    Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Argo Yuwono mengatakan, rekonstruksi dilakukan untuk mengetahui urutan kejadian secara detail.

    "Jadi akan memerankan seperti apa adegannya, beberapa adegan akan dilakukan oleh tersangka, dipergerakan di rekonstruksi hari ini," ujar Argo saat dikonfirmasi pada Kamis, 17 September 2020.

    Syekh Ali Jaber ditusuk pada Ahad lalu, 13 September 2020 saat tengah mengisi acara dakwah di Masjid Falahuddin, Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandar Lampung. Saat sedang sesi foto bersama jamaah, Alfin Andrian tiba-tiba menerobos maju dan berusaha menusuk Syekh Ali Jaber.

    Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad mengatakan bahwa Alfin sudah merencanakan perbuatannya. Menurut Pandra, pelaku sudah lama ingin melukai Syekh Ali Jaber.

    "Motif pelaku itu merasa terbayangi Syekh Ali Jaber. Beberapa saksi mengatakan saat kegiatan ceramah itu (pelaku) gelisah mendengar suara Syekh Ali Jaber yang membuatnya kemudian bergerak (melakukan penusukan)," kata Pandra saat dihubungi, Rabu 16 September 2020.

    Akibat perbuatannya, Alfin kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan polisi menjeratnya dengan pasal berlapis, yakni Pasal 340 juncto Pasal 53 KUHP subsider Pasal 38 juncto Pasal 53 subsider Pasal 351 ayat 2, dan UU Darurat No. 12 Tahun 1951 Pasal 2 ayat 1.

    "Perencanaan percobaan pembunuhan, terhadap seseorang, yang akibat tindakannya melukai orang lain dan menggunakan senjata tajam tanpa izin," kata Pandra.

    ANDITA RAHMA | FIKRI ARIGI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.