Jenderal Polisi Kantongi Dukungan NasDem Maju Pilgub Sumbar 2020

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dari jalur perseorangan Fakhrizal-Genius Umar. (Antara/HO)

    Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar dari jalur perseorangan Fakhrizal-Genius Umar. (Antara/HO)

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Kepala Kepolisian Sumatera Barat, Inspektur Jenderal Fakhrizal mengatakan telah mengantongi dukungan dari Partai NasDem untuk maju di Pemilihan Gubernur Sumatera Barat atau Pilgub Sumbar 2020. Dukungan NasDem ini menyusul dukungan dari Partai Golkar yang diterima Fakhrizal sebelumnya.

    "Alhamdulillah dapat kepercayaan dari Bapak Surya Paloh dan jajaran pengurus pusat Partai NasDem," kata Fakhrizal dalam keterangan tertulis, Rabu, 2 September 2020.

    Fakhrizal akan berpasangan dengan Wali Kota Pariaman Genius Umar dalam Pilkada 2020 ini. Fakhrizal mengatakan dukungan dari dua partai tersebut adalah amanah baginya.

    "Ini amanah dan harus saya perjuangkan. Terima kasih yang tak terhingga," ujar lulusan Akademi Polisi angkatan 1986 ini.

    Surat dukungan NasDem itu tertuang dalam surat bernomor 272-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2020 tentang Persetujuan Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sumatera Barat dari Partai NasDem. Surat bertarikh 31 Agustus 2020 itu diteken oleh Ketua Umum NasDem Surya Paloh dan Sekretaris Jenderal NasDem Johnny G. Plate.

    NasDem memiliki tiga kursi di DPRD Sumatera Barat, sedangkan Golkar memiliki delapan kursi. Ada 65 kursi di DPRD Sumatera Barat, sehingga syarat minimal pencalonan gubernur-wakil gubernur ialah 13 kursi. Dengan begitu, Fakhrizal dan Genius masih memerlukan dua kursi tambahan.

    Keinginan Fakhrizal untuk maju di Pilkada 2020 sudah ramai disebut-sebut sejak ia masih menjabat sebagai Kapolda Sumatera Barat pada November 2019. Persoalan majunya Fakhrizal sebagai calon gubernur itu sempat diprotes oleh anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu dalam rapat dengar pendapat dengan Kapolri Jenderal Idham Azis pada November 2019.

    Namun saat itu Fakhrizal membantah soal tersebut. Kendati dia membenarkan banyak tokoh masyarakat yang meminta dirinya maju menjadi calon gubernur

    Pada 6 Desember 2019, melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/3229/XII/KEP/2019, posisi Fakhrizal digantikan Irjen Toni Harmanto sebagai Kapolda Sumatera Barat. Fakhrizal dimutasi ke Mabes Polri bertugas sebagai Analisis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | LANGGAM.ID


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal yang Perlu Diperhatikan Ketika Memiliki Tas Mewah

    Memilik tas mewah merupakan impian sebagian orang. Namun ada hal yang harus anda perhatikan ketika memiliki dan merawat tas mahal tersebut.