PKS Tak Temukan Calon Alternatif untuk Melawan Gibran Jokowi

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berinteraksi dengan warga saat mengunjungi Kampung Citropuran, Tipes, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa, 18 Agustus 2020. Foto: Bram Selo Agung Mardika

    Bakal calon wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka berinteraksi dengan warga saat mengunjungi Kampung Citropuran, Tipes, Surakarta, Jawa Tengah, Selasa, 18 Agustus 2020. Foto: Bram Selo Agung Mardika

    TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak kunjung menemukan calon alternatif di luar putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, untuk bertarung di Pilkada Solo. Ini membuat PKS mengambil sikap abstain.

    "Memang sampai hari ini dari DPD Solo mereka katakan mereka berikhtiar untuk menghadirkan calon lain, tapi dari semua ikhtiar yang dilakukan, mereka menyimpulkan mereka ingin abstain," kata Presiden PKS Sohibul Iman dalam konferensi pers di Gedung DPP PKS, Jakarta, Sabtu, 29 Agustus 2020.

    Menurut Sohibul, keputusan abstain di Pilkada Solo ini lantaran semua partai politik yang memiliki kursi DPRD Solo telah mengusung Gibran. Sedangkan kursi PKS di DPRD tidak cukup untuk bisa mengajukan calon sendiri meski berada di urutan kedua peraih suara terbanyak dalam pileg 2019.

    Dari 45 kursi DPRD Kota Solo, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menguasai 30 kursi. Di posisi kedua ada PKS dengan 5 kursi, posisi ketiga ditempati Partai Golkar, Partai Gerindra, dan Partai Amanat Nasional dengan masing-masing 3 kursi, serta 1 kursi terakhir dipegang oleh Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

    Adapun syarat administrasi untuk bisa mengajukan pasangan calon adalah partai atau gabungan partai harus memiliki minimal 20 persen kursi DPRD atau minimal 9 kursi untuk Pilkada Solo.

    PKS juga tak akan mendukung calon independen di Pilkada Solo. "Ya, kan, kalau independen memang tidak perlu dukungan atau usungan partai, kan," ucap Sohibul.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Seragam Baru Satpam Mirip Polisi dalam 4 Hal Baru Terkait Pam Swakarsa

    Kapolri Jenderal Idham Azis meneken peraturan tentang Pengamanan Swakarsa atau Pam Swakarsa. Dalam aturan itu, seragam baru satpam jadi mirip polisi.