KPK Sebut Pegawai Positif Covid-19 Berjumlah 23 Orang dan Satu Tahanan

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  •  Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    Juru Bicara KPK Ali Fikri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengumumkan adanya penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 di lingkungannya.

    "Ada 10 pegawai yang terpapar Covid-19 terdiri dari pegawai di Direktorat Penyidikan yakni 4 orang dan dari non pegawai di Biro Umum yakni 6 orang," ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi pada Jumat, 28 Agustus 2020.

    Sebelumnya, KPK menyatakan ada sembilan pegawai, empat non pegawai dan satu tahanan terkonfirmasi positif Covid-19. Alhasil, dengan adanya penambahan kasus baru ini, total sudah ada 23 orang pegawai dan satu orang tahanan yang menjadi pasien Covid-19.

    KPK, kata Ali, telah berkoordinasi dengan sejumlah layanan medis sebagai tindak lanjut adanya 24 kasus Covid-19. "KPK telah mengambil langkah terhadap para pegawai yang telah terkonfirmasi positif dengan dilakukan isolasi mandiri dan telah dalam pemantauan layanan kesehatan tempat tinggal terdekat," kata dia.

    Saat ini, KPK telah memberlakukan sistem piket berkala kepada pegawai di Deputi Penindakan. "Adapun kebijakan terkait sistem dan jam kerja pegawai pada bidang lainnya sedang dievaluasi kembali untuk dilakukan langkah-langkah sesuai mitigasi risiko," ucap Ali.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.