Penyuntikan Uji Vaksin Covid-19 Sinovac Digelar Dua kali Sepekan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Rabu, 12 Agustus 2020. Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Rabu, 12 Agustus 2020. Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Bandung - Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (Unpad) mulai pekan depan menggelar vaksinasi secara rutin dan serempak di enam lokasi. Jumlah relawan yang disuntik vaksin buatan Sinovac dari Cina itu juga bakal ditambah.

    “Penyuntikan vaksin dilakukan tiap Selasa dan Jumat,” kata Manajer Lapangan Tim Riset Unpad Eddy Fadlyana di Bandung, Sabtu, 15 Agustus 2020.

    Menurut Eddy, jumlah relawan yang akan disuntik pada dua hari itu sebanyak 25 orang di tiap pusat vaksinasi. Sebelumnya paling banyak hanya 20 orang. Pusat vaksinasi tersebar di Rumah Sakit Pendidikan Unpad, Balai Kesehatan Unpad, serta Puskesmas Garuda, Dago, Ciumbuleuit, dan Sukapakir. Semuanya berlokasi di Kota Bandung.

    Sebelumnya, suntik perdana dilakukan di Rumah Sakit Pendidikan Unpad Jalan Eyckman Bandung yang ikut disaksikan langsung Presiden Joko Widodo pada Selasa 11 Agustus 2020. Selanjutnya menyusul lima tempat lainnya yang memulai vaksinasi secara serempak pada Jumat, 14 Agustus 2020. “Pelaksanaan vaksinasi kemarin berjalan lancar aman-aman saja,” ujar Eddy.

    Ketua Ikatan Dokter Indonesia Jawa Barat Eka Mulyana termasuk diantara relawan uji vaksin. Dia disuntik di Puskesmas Ciumbuleuit. “Alhamdulillah lancar, tidak ada keluhan,” ujar Eka, Sabtu 15 Agustus 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.