ICW Minta Bareskrim Telisik Kasus Red Notice Djoko Tjandra ke Imigrasi

Reporter

Peneliti Indonesia Corruption Watch Kurnia Ramadhana dan Lalola Easter, saat diskusi di Kantor Pusat ICW, di Kalibata, Jakarta Selatan, Ahad, 28 April 2019. TEMPO/Egi Adyatama

TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia Corruption Watch meminta Badan Reserse Kriminal Polri terus mengembangkan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penghapusan red notice Djoko Tjandra yang memiliki nama asli Joko Tjandra. ICW menilai kepolisian dapat mengembangkan kasus itu dengan memeriksa pihak Direktorat Jenderal Imigrasi.

"Kepolisian juga mesti memeriksa apakah ada oknum atau petinggi Imigrasi yang terlibat dalam pelarian Djoko Tjandra," kata peneliti ICW Kurnia Ramadhana, lewat keterangan tertulis, Sabtu, 15 Agustus 2020.

Kurnia mengatakan Imigrasi diketahui sempat menghapus nama Djoko Tjandra dari sistem perlintasan Imigrasi. Karena penghapusan ini, Djoko bisa masuk ke Indonesia tanpa terdeteksi.

Soal penghapusan itu, pihak Imigrasi mengatakan melakukan penghapusan karena adanya surat dari Sekretaris NCB Interpol Indonesia pada 5 Mei 2020. Surat itu berisi pemberitahuan bahwa red notice atas nama Djoko Tjandra sudah terhapus dari basis data Interpol. "Berarti otomatis hilang di kami. Kami kan cuma penerima, kami supporting,” ujar Menkumham Yasonna Laoly seperti dikutip dari Majalah Tempo, edisi 13-19 Juli 2020

Kurnia menyoroti Direktur Jenderal Imigrasi Jhony Ginting yang merupakan mantan jaksa. Menurut dia, aneh bila lembaga yang dipimpinnya bisa meloloskan Djoko Tjandra. "Yang bersangkutan mestinya mengetahui bahwa Djoko Tjandra merupakan buronan Kejaksaan yang belum tertangkap," kata Kurnia.

Dalam kasus penghapusan red notice, Bareskrim telah menetapkan eks Kepala Divisi Hubungan Internasional Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte menjadi tersangka. Ia diduga menerima hadiah atau janji terkait red notice. Bareskrim menyita barang bukti US$ 20 ribu dalam perkara tersebut.






Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

20 jam lalu

Suwito Ayub Masih Buron, Kilas Balik Kasus Direktur Operasional KSP Indosurya

Salah satu tersangka kasus dugaan penipuan dan penyelewengan dana KSP Indosurya, Suwito Ayub masih buron. Ini kilas balik penipuan Rp 106 triliun


Komnas HAM Meminta Pemerintah Bertindak Cepat Tangani Penangkapan Pekerja Migran di Malaysia

1 hari lalu

Komnas HAM Meminta Pemerintah Bertindak Cepat Tangani Penangkapan Pekerja Migran di Malaysia

Komisioner Komnas HAM Anis Hidayah mengatakan kuat dugaan proses razia dan karantina pekerja migran tersebut terdapat pelanggaran hak asasi.


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

2 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

2 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


Irjen Kemenkumham Dorong Imigrasi Depok Raih WBBM

6 hari lalu

Irjen Kemenkumham Dorong Imigrasi Depok Raih WBBM

Kantor Imigrasi Depok dinilai telah memenuhi persyaratan sebuah kantor yang dikategorikan wilayah birokrasi bersih dan melayani.


Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

6 hari lalu

Bareskrim Polri Tetapkan Empat Tersangka Perorangan dalam Kasus Gagal Ginjal Akut Anak

Penyidik menetapkan empat tersangka perorangan dalam kasus gagal ginjal akut yang kaitannya dengan korporasi. Kemudian telah dilakukan penahanan.


25 Ribu Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Batam Selama Perayaan Imlek 2574

9 hari lalu

25 Ribu Wisatawan Mancanegara Berkunjung ke Batam Selama Perayaan Imlek 2574

Pada hari biasa, kata Subki, jumlah pengunjung yang datang ke Batam biasanya hanya berkisar 1.000 sampai 2.000 orang saja.


Soal Perlintasan Buron KPK, Dirjen Imigrasi: Datanya Banyak, Bisa Dicek

9 hari lalu

Soal Perlintasan Buron KPK, Dirjen Imigrasi: Datanya Banyak, Bisa Dicek

Silmy Karim menyebut Imigrasi memiliki sejumlah data yang mungkin akan membantu pencarian para buron KPK.


WNA Kini Bisa Ajukan Visa Kunjungan dan Perpanjangan Melalui Website Molina Imigrasi

9 hari lalu

WNA Kini Bisa Ajukan Visa Kunjungan dan Perpanjangan Melalui Website Molina Imigrasi

Dirjen Imigrasi Silmy Karim mengatakan, Visa Kunjungan untuk wisata dan Pra-Investasi dapat diajukan WNA tanpa memerlukan penjamin atau sponsor.


Silmy Karim Bilang Ditjen Imigrasi akan Percantik Indonesia di Mata Luar Negeri

10 hari lalu

Silmy Karim Bilang Ditjen Imigrasi akan Percantik Indonesia di Mata Luar Negeri

Silmy Karim mengatakan Imigrasi mulai menggunakan pendekatan berbeda bagi investor yang ingin menanam modal di Indonesia.