4 Napi Jadi Pelaku Penipuan di Media Sosial dengan Mengaku Pejabat Negara

Reporter

(ki-ka) Dirtipideksus Brigjen Pol Helmi Santika, Dirtipidsiber Brigjen Pol Slamet Uliandi, Karopenmas Bareskrim Polri Awi Setiyono, Kepala Deputi Penyidikan OJK Tongam Tobing dan Penyidik Utama OJK Irjen Pol Subaryono menunjukkan barang bukti saat konferensi pers kasus penyebaran berita bohong tentang perbankan Indonesia di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020. Tersangka AY (50), diduga menyebarkan ajakan penarikan dana pada bank Bukopin, BTN dan MAYAPADA. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri meringkus empat orang terpidana narkotika yang menjadi pelaku penipuan. Para pelaku mencatut nama sejumlah pejabat, mulai dari Menteri Luar Negeri, Duta Besar, Konsul Jenderal RI, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat untuk menipu korban.

"Jadi keempat pelaku ini membuat akun WhatsApp dan mencantumkan nama pejabat. Mereka melakukan di 17 negara dan semua berhasil," ucap Direktur Tindak Pidana Siber Brigadir Jenderal Slamet Uliandi melalui konferensi pers daring pada Senin, 10 Agustus 2020.

Slamet mengatakan, para pelaku ini menggunakan beragam modus untuk menipu. Mulai dari berpura-pura berjualan kurma, menjadi salah satu keluarga dari salah satu pejabat yang membutuhkan uang, atau meminta dana terkait pemulangan dan administrasi untuk ke Indonesia.

"Uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka," kata Slamet.

Dari tangan para pelaku, polisi menyita 16 ponsel, 11 simcard, 3 kartu ATM, 3 modem, 19 plastik bening berisikan narkotika jenis sabu.

Dari aksi penipuan ini, total kerugian mencapai lebih dari Rp 300 juta. Adapun untuk pasal yang disangkakan kepada empat napi yang menjadi pelaku penipuan adalah Pasal 45A ayat (1) Jo Pasal 28 ayat (1) dan/atau Pasal 51 ayat (1) Jo Pasal 35 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan Pasal 3 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang.

ANDITA RAHMA






Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

1 hari lalu

Cerita Kasus Wowon Serial Killer: Pelaku Tunduk karena Iming-iming Harta, Percaya Tokoh Fiktif Aki Banyu

Pelaku yang terlibat dalam Wowon serial killer menceritakan alasannya tunduk pada perintah Wowon Erawan.


Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

1 hari lalu

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Internasional Aplikasi Pornografi Bernilai Puluhan Miliar

Bareskrim Polri membongkar jaringan pornografi dan judi online lewat aplikasi bernama Bling2. Dikendalikan dari Kamboja dan Filipina.


5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

1 hari lalu

5 Jurus dari Kominfo Hadapi Penipuan Online Modus Undangan Pernikahan

Modus penipuan berbasis digital semakin gencar dilancarkan di dunia maya. Salah satunya dengan menyebarkan undangan pernikahan format file APK.


Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

1 hari lalu

Bareskrim Buka Kembali Penyelidikan Kasus KSP Indosurya: dari Penipuan hingga Pencucian Uang

Bareskrim menyebut penyelidikan kasus KSP Indosurya berkaitan dengan perkara pokoknya (penipuan dan penggelapan) maupun tindak pidana pencucian uang.


OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

1 hari lalu

OJK Tutup 5.861 Investasi dan Pinjol Ilegal Sejak 2017

Otoritas Jasa Keuangan atau OJK telah melakukan berbagai langkah untuk mencegah adanya investasi dan pinjaman online atau pinjol ilegal.


Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

2 hari lalu

Hotman Paris Bela Teddy Minahasa, Pertanyakan Mengapa Banyak Pejabat Tinggi Tak Jadi Saksi

Hotman Paris Hutapea menyatakan, dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Teddy Minahasa prematur.


Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

2 hari lalu

Lima Kasus Penipuan Berkedok Koperasi, Indosurya Terbesar dalam Sejarah Indonesia

Koperasi simpan pinjam Indosurya menjadi kasus terbesar dalam sejarah Indonesia.


Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

2 hari lalu

Aplikasi Penipuan Berkedok Undangan Pernikahan di WA, Polisi Tangkap Mahasiswa

Seorang mahasiswa di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, menjadi tersangka pembuat satu di antara file aplikasi yang sedang meresahkan di medsos.


9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

2 hari lalu

9 TKW Korban Wowon Serial Killer Bikin Grup Facebook: 2 Tewas Dibunuh, Satu Hilang

Sembilan TKW yang jadi sasaran penipuan Wowon serial killer membuat grup percakapan di Facebook. Dua dibunuh dan satu lagi hilang tak ada kabarnya.


Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

3 hari lalu

Cerita 2 TKW Korban Wowon Serial Killer di Posko Cianjur, Rugi Rp 100 Juta dan Rp 288 Juta

Wowon Erawan alias Aki atau Wowon serial killer, 60 tahun, tersangka kasus pembunuhan berantai ternyata sering menebar teror kepada korbannya.