Menag: Boleh Salat Idul Adha di Masjid Asal Daerah Masuk Zona Hijau

Reporter:
Editor:

Eko Ari Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020. Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi meminta maaf kepada DPR karena mengambil keputusan sepihak terkait pembatalan haji tahun 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Menteri Agama Fachrul Razi saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis, 18 Juni 2020. Dalam rapat kerja tersebut, Menteri Agama Fachrul Razi meminta maaf kepada DPR karena mengambil keputusan sepihak terkait pembatalan haji tahun 2020. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Umat Islam akan memperingati Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah pada Jumat, 31 Juli 2020. Menteri Agama Fachrul Razi mempersilakan masyarakat untuk melaksanakan salat Idul Adha di lapangan terbuka dan masjid.

    "Tentu saja jika daerah tersebut dinyatakan aman oleh pemerintah daerah atau gugus tugas setempat," ujar Fachrul melalui konferensi pers daring pada Kamis, 30 Juli 2020.

    Fachrul mengingatkan masyarakat agar tetap melaksanakan protokol kesehatan. Ia meminta masyarakat untuk membawa alat salat masing-masing, menggunakan masker, menjaga jarak.

    "Tidak usah bersalaman atau berpelukan dan perpendek pelaksanaan salat dan khotbah tanpa mengurangi ketentuan," ucap Fachrul.

    Namun, jika suatu daerah masih masuk dalam zona tidak aman, maka Kementerian Agama menyarakan masyarakat agar melaksanakan salat di rumah masing-masing.

    ANDITA RAHMA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Utak-atik Definisi Kematian Akibat Covid-19, Bandingkan dengan Uraian WHO

    Wacana definisi kematian akibat Covid-19 sempat disinggung dalam rakor penanganan pandemi. Hal itu mempengaruhi angka keberhasilan penanganan pandemi.