Panglima TNI Mutasi Jabatan Besar-besaran

Reporter:
Editor:

Aditya Budiman

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah), Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar (kanan), Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kiri), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Mintoro (kedua kiri), dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch Fachrudin (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti upacara pelepasan keberangkatan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi ke rumah duka di Pekanbaru, Riau, di Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto (tengah), Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar (kanan), Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo (kiri), Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksamana Madya TNI Mintoro (kedua kiri), dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Moch Fachrudin (kedua kanan) memberikan keterangan pers usai mengikuti upacara pelepasan keberangkatan jenazah Pelda Anumerta Rama Wahyudi ke rumah duka di Pekanbaru, Riau, di Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat, 3 Juli 2020. ANTARA FOTO/Aprillio Akbar

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, kembali melakukan mutasi jabatan besar-besaran di lingkungan TNI. Salah satunya ialah Mayor Jenderal TNI Eko Margiyono yang akan menjabat sebagai Panglima Kostrad.

    Selama ini Margiyono adalah panglima Kodam Jaya dan akan digantikan Mayor Jenderal TNI Dudung Abdulrahman yang sebelumnya menjabat Gubernur Akademi Militer.

    Kabidpenum Puspen TNI, Letnan Kolonel Khusus Aidil, mengatakan mutasi jabatan perwira tinggi TNI berdasarkan Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/588/VII/2020 tanggal 27 Juli 2020 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia.

    Dalam surat keputusan Panglima TNI itu telah ditetapkan mutasi dan promosi jabatan 181 perwira tinggi dan menengah terdiri dari 76 perwira tinggi dan menengah jajaran TNI AD, 82 perwira tinggi-menengah TNI AL, dan 23 perwira tinggi-menengah TNI AU.

    Menurut Aidil, mutasi dan promosi jabatan perwira tinggi TNI dalam rangka memenuhi kebutuhan organisasi dan pembinaan karier. "Serta mengoptimalkan pelaksanaan tugas-tugas TNI yang semakin kompleks dan dinamis," kata Aidil.

    Berikut ini 76 perwira tinggi TNI dan menengah yang dimutasi dan dipromosikan:

    TNI AD

    Letjen TNI Besar Harto Karyawan dari Pangkostrad menjadi Danpussenif Kodiklatad (Validasi Organisasi). Mayjen TNI Eko Margiyono dari Pangdam Jaya menjadi Pangkostrad. Mayjen TNI Dudung Abdulrahman dari Gubernur Akmil menjadi Pangdam Jaya. Brigjen TNI Totok Imam S dari Kapusjianstra TNI menjadi Gubernur Akmil. Kolonel Inf Jhonny Djamaris dari Paban VII/Dalpers Spers TNI menjadi Kapusjiantra TNI.

    Mayjen TNI Subiyanto dari Pangdam VI/Mlw menjadi Pa Ahli Tk. III Kasad Bid. Jahpers (Orgas baru). Mayjen TNI Heri Wiranto dari Aspers Kasad menjadi Pangdam VI/Mlw. Brigjen TNI Mulyo Aji dari Kadislitbangad menjadi Aspers Kasad. Kolonel Inf Marjani dari Wakapusdalops TNI menjadi Kadislitbangad. 

    Mayjen TNI Irwan dari Pangdam II/Swj menjadi Pa Ahli Tk. III Kasad Bid. Ekkudag (Orgas baru). Mayjen TNI Agus Suhardi dari Staf Khusus Kasad menjadi Pangdam II/Swj. Brigjen TNI dr. Albertus Budi S., Sp.THT-LK., MARS. dari Waka RSPAD GS Puskesad menjadi Waka RSPAD GS (Validasi orgas). Brigjen TNI dr. Lukman Ma’ruf, Sp.BS., M.Kes. dari Ka Medik RSPAD GS Puskesad menjadi Kakommed RSPAD GS (Validasi Orgas).

    Mayjen TNI George Elnadus Supit dari Aster Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun). Mayjen TNI Madsuni dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Aster Panglima TNI. Mayjen TNI Handy Geniardi dari Waka Bais TNI menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI. Brigjen TNI Gina Yoginda, dari Dansatinduk Bais TNI menjadi Waka Bais TNI. Brigjen TNI Poernawan Widi Andaru dari Staf Khusus Kasad menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Jahpers Panglima TNI. Brigjen TNI MJP Hutagaol dari Pa Sahli Tk. II Intekmil Sahli Bid. Intekmil dan Siber Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).

    Letjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau dari Danpusterad menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun). Mayjen TNI Anang Dwitono dari Ta Pengajar Bid. Kewaspadaan Nasional Lemhannas menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun). Mayjen TNI Zulfardi Junin dari Agen Madya pada Sahli Bid. Ideologi dan Politik BIN menjadi Pati Mabes TNI AD (dalam rangka pensiun).


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020, Peta Calon Kepala Daerah yang Terjangkit Covid-19

    Sejumlah kepada daerah terjangkit Covid-19 saat tahapan Pilkada 2020 berlangsung. Calon Bupati Berau bahkan meninggal akibat wabah virus corona.