Minggu, 20 September 2020

Tertahan 6 Bulan di India Akibat Covid-19, 47 WNI Akhirnya Pulang

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di dalam pesawat Air India AI-1312 bersiap untuk terbang ke Jakarta dari Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India, Jumat, 22 Mei 2020. . ANTARA FOTO/KJRI Mumbai/pras.

    Sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) berada di dalam pesawat Air India AI-1312 bersiap untuk terbang ke Jakarta dari Bandara Internasional Chhatrapati Shivaji, Mumbai, India, Jumat, 22 Mei 2020. . ANTARA FOTO/KJRI Mumbai/pras.

    TEMPO.CO, Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia di New Delhi India akhirnya bisa memulangkan sebanyak 47 warga Negara Indonesia atau WNI yang sempat tertahan selama hampir enam bulan di India. Mereka bisa pulang berkat program repatriasi mandiri KBRI.

    “Ini kali ketiga KBRI memfasilitasi program repatriasi mandiri untuk memulangkan WNI tertahan ke Tanah Air," kata Dubes RI Arto Suryodipuro yang datang langsung ke bandara IGIA Delhi untuk menyapa para WNI, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Adapun para WNI itu tertahan di India akibat kebijakan karantina wilayah di negara tersebut. India sudah melakukan lockdown ketiga kalinya untuk menanggulangi penyebaran Covid-19. Pemulangan WNI dilakukan pada 18 Juli 2020 dengan menggunakan maskapai Garuda Indonesia nomor penerbangan GA8230. 

    Sebanyak 47 WNI tersebut terdiri dari 16 orang mahasiswa, 10 pelaut, dua orang pelatih bulutangkis, delapan wisatawan, delapan profesional dan tiga peziarah religi.  Mereka datang dari wilayah negara bagian India yang berbeda antara lain, Tamil Nadu, Bangalore, Maharashtra, Uttar Pradesh, Uttarakhand, Punjab, Jharkhand, Karnataka, Haryana dan New Delhi.

    Salah satu WNI yang dipulangkan adalah Gading Nasrul, 16 tahun. Atlet sekaligus pelatih bulutangkis di akademi Rising Star Negara Bagian Haryana itu bersyukur akhirnya bisa pulang ke Indonesia.

    “Saya seharusnya pulang bulan April lalu, tapi India keburu lockdown jadi tertunda sampai sekarang baru bisa ikut. Mau ke mana mana susah di tempat saya, bekal juga sudah menipis. Tapi Alhamdulillah, senang sekali bisa dibantu KBRI, akhirnya saya bisa pulang dan ikut lebaran Idul Adha dengan orang tua di Indonesia," ujar Gading.

    WNI lainnya, Samsuddin yang merupakan seorang mahasiswa juga bersyukur karena bisa kembali ke Indonesia. "Sejak kebijakan lockdown oleh Pemerintah India, proses belajar mengajar di kampus kami juga terhenti, teman-teman India pun sudah meninggalkan asrama. Hingga sekarang belum ada kepastian sampai kapan aktivitas kampus akan kembali normal, maka dari itu kami putuskan pulang dulu ke Indonesia lewat repatriasi ini," kata mahasiswa universitas Islam Darul Uloom Nadwatul Ulama Lucknow itu.

    Sejauh ini, KBRI New Delhi telah memulangkan sebanyak 213 WNI tertahan di India melalui mekanisme repatriasi mandiri yang dilakukan sebanyak tiga kali, yakni repatriasi perdana sebanyak 59 WNI, repatriasi jilid-2 sebanyak 107 WNI dan repatrIasi kali ini sebanyak 47 WNI.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    8 Tips Aman Mempercepat Datang Bulan

    Datang bulan yang terjadi bagi sebagian wanita dapat mengganggu aktivitas mereka. Tak sedikit yang menempuh sejumlah cara untuk mempercepat haid.