Cerita Doni Monardo Rapat Virtual di Rest Area Jalan Tol

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 10 Juni 2020. ANTARA/POOL/Sigid Kurniawan

    Presiden Joko Widodo berbincang dengan Ketua Gugus Tugas Nasional COVID-19 Letjen TNI Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur, Rabu, 10 Juni 2020. ANTARA/POOL/Sigid Kurniawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal Doni Monardo menceritakan pengalamannya berkantor di tempat istirahat di jalan tol, pada Selasa, 30 Juni 2020.

    Di rest area KM 360 di wilayah Subah, Batang, Jawa Tengah, Doni menyulap ruang kaca berukuran 3 kali 5 meter di samping rumah makan Padang menjadi kantor. “Sudah, tidak apa-apa. Di sini saja,” kata Doni sembari menyiapkan materi.

    Ia dan jajarannya kemudian mengikuti rapat virtual yang dipimpin Menteri Koodinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

    Rapat secara tertutup itu menyinggung tentang perkembangan RS Darurat Pulau Galang dan Wisma Atlet. Rapat juga membahas tentang produksi alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR) di dalam negeri.

    Berdasarkan keterangan resmi BNPB, Kamis, 2 Juli 2020, Doni berangkat dari Semarang setelah mendampingi Presiden Joko Widodo atau Jokowi melakukan kunjungan kerja.

    Ketika berangkat, ia dan rombongan RI 1 menggunakan pesawat kepresidenan Landasan Udara Halim Perdana Kusuma. Kembali ke Jakarta, Doni memilih lewat jalur darat karena ingin menghadiri rapat virtual Menko PMK. Seusai mengikuti rapat virtual, rombongan kemudian meninggalkan rest area pada pukul 20.52 WIB.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Inpres Jokowi Mencampur Militer dengan Sipil dalam Penerapan Protokol Kesehatan

    Melalui Inpres Nomor 6 Tahun 2020, Jokowi menginstruksikan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu penerapan protokol kesehatan menghadapi Covid-19.