Angka Covid-19 Naik, Gugus Tugas: Laju Penularan Tak Memburuk

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    Ilustrasi virus corona atau Covid-19. REUTERS

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah mengatakan bahwa meningkatnya kasus positif Covid-19 di Indonesia belakangan ini, tidak berarti bahwa tingkat penularan virus Corona pada saat ini semakin cepat atau memburuk.

    Dewi mengklaim peningkatan jumlah kasus harian Covid-19 hingga di atas 1.000 per hari itu disebabkan karena tes dan penelusuran dilakukan secara masif. "Laju penularannya masih sama. Kita tak bisa bilang kondisinya memburuk," kata Dewi saat mendampingi Presiden Joko Widodo melakukan konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 24 Juni 2020.

    Hingga Selasa, 23 Juni 2020 pukul 12.00 WIB, kasus positif Covid-19 bertambah sebanyak 1.051. Sehingga jumlah kasus Covid-19 di Indonesia mencapai 47.896 kasus dengan total pasien yang telah sembuh 
    19.241 orang dan pasien yang meninggal dunia 2.535 orang.

    Pada 11-17 Mei dilakukan 26 ribu kali tes. Jumlah kasus positif Covid-19 adalah 13 persen dari jumlah tes yang dilakukan. Lalu 15-21 Juni, jumlah tes meningkat seiring pelacakan yang masif dan jumlah lab yang bertambah.

    Pemerintah melakukan 53 ribu tes spesimen yang diduga terinfeksi Covid-19. Positivity rate atau kasus positif yang ditemukan juga 13-14 persen. "Jadi, kondisinya masih sama, tapi dengan tes yang lebih banyak," ujar Dewi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BUMN Bio Farma Produksi Vaksin Virus Corona 2021, Ada Syaratnya

    Bio Farma memerlukan akan produksi vaksin virus corona awal 2021 bila semua syarat terpenuhi. BUMN itu bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd.