Polri Janji Transparan Usut 2 Petani Ditembak Satgas Tinombala

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri seorang pasukan Brimob polda Sulsel menangis saat mengikuti upacara pemberangkatan pasukan Operasi Tinombala di Kantor Polda Sulsel, Makassar, 6 Agustus 2016. TEMPO/Fahmi Ali

    Istri seorang pasukan Brimob polda Sulsel menangis saat mengikuti upacara pemberangkatan pasukan Operasi Tinombala di Kantor Polda Sulsel, Makassar, 6 Agustus 2016. TEMPO/Fahmi Ali

    TEMPO.CO, Jakarta - Polri berjanji akan transparan menyampaikan perkembangan penyelidikan tewasnya dua petani di Poso Pesisir Utara pada 2 Juni 2020.

    "Iya, kami sampaikan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulawesi Tengah Komisaris Besar Dididk Supranoto melalui pesan teks pada Senin, 8 Juni 2020.

    Didik pun menuturkan bahwa pihaknya telah menurunkan tim investigasi untuk menyelidiki insiden tersebut.

    "Untuk saat ini Polda Sulteng telah menurunkan tim investigasi yang dipimpin oleh Irwasda. Untuk perkembanganya kami menunggu hasil kerja dari tim yang sekarang masih melakukan tugasnya di wilayah Poso," kata Didik.

    Dalam kasus ini, pada 2 Juni lalu, dua petani tewas setelah diberondong tembakan oleh Satgas Tinombala saat tengah berteduh di gubuk kebun di kawasan Pegunungan Kawende Kilometer 9, Kecamatan Poso, Pesisir Utara, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Mereka adalah Syarifuddin dan Firman, 17 tahun, yang memiliki keterbelakangan atau retardasi mental.

    Adik Syarifuddin, Fardil, mengatakan mereka dihujani tembakan kendati sudah berteriak menyatakan diri sebagai petani. Tim Satgas, kata Fardil, mengatakan tak mendengar teriakan tersebut dan mengklaim sudah memberikan tembakan peringatan. Fardil mengaku tak mendengar tembakan peringatan itu.

    Anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM), Amiruddin Al Rahab mengatakan lembaganya sudah menyurati Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah dan Kepala Detasemen Khusus 88 Antiteror Inspektur Jenderal Martinus Hukom agar kasus ini diselidiki secara transparan.

    ANDITA RAHMA | BUDIARTI UTAMI PUTRI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.