Klaster Temboro, Satu Pelajar Asal Bangka Tengah Positif Covid-19

Reporter:
Editor:

Setri Yasra

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas Gugus Tugas Penanganan COVID-19 menyemprotkan cairan disinfektan terhadap santri Ponpes Syubbanul Wathon Tegalrejo di pos screening COVID-19 Temanggung, Jawa Tengah, Rabu 22 April 2020. Screening terhadap ratusan santri yang pulang ke kabupaten Temanggung secara massal tersebut untuk mendata, memberikan penyuluhan dan memeriksa kondisi kesehatan santri sebelum karantina mandiri di rumah-masing guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    Petugas Gugus Tugas Penanganan COVID-19 menyemprotkan cairan disinfektan terhadap santri Ponpes Syubbanul Wathon Tegalrejo di pos screening COVID-19 Temanggung, Jawa Tengah, Rabu 22 April 2020. Screening terhadap ratusan santri yang pulang ke kabupaten Temanggung secara massal tersebut untuk mendata, memberikan penyuluhan dan memeriksa kondisi kesehatan santri sebelum karantina mandiri di rumah-masing guna mencegah penyebaran COVID-19. ANTARA FOTO/Anis Efizudin

    TEMPO.CO, Jakarta -Satu warga asal Kecamatan Simpangkatis, Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dengan status pelajar terkonfirmasi positif virus Covid-19.

    "Satu pelajar itu merupakan santri dari pesantren Temboro, Jawa Timur dan berdasarkan hasil swab dinyatakan positif  Corona," kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah dr Bahrun R. Siregar di Koba, pada Jumat, 5 Juni 2020.

    Ia menjelaskan satu pelajar itu termasuk klaster Temboro yang merupakan hasil penelusuran Pemprov Babel. "Kami baru mendapatkan informasi hari ini bahwa pelajar asal Kecamatan Simpanglatis itu dinyatakan positif terpapar virus Corona," ujar Bahrun..

    Menurut Bahrun, terhadap pelajar itu sempat dilakukan tes cepat dan hasilnya reaktif Covid-19  dan kemudian yang bersangkutan dikarantina di Pemprov Babel. "Hari ini (kamarin) dinyatakan positif setelah hasil swab-nya keluar dan langsung diisolasi di rumah karantina Pemprov Babel," ujarnya

    Sebelumnya juga terdapat empat santri dari Temboro, Jawa Timur yang dinyatakan reaktif COVID-19 dan sudah dilakukan karantina di rumah karantina Pemkab Bangka Tengah. "Dengan bertambahnya satu kasus hari ini, maka tercatat sebanyak enam kasus warga yang dinyatakan positif terpapar virus Covid-19," ujarnya.

    Bupati Magetan Suprawoto akan menggelar rapid test di lingkungan Pondok Pesantren Temboro, Kabupaten Megaten. Tes cepat ini dilakukan setelah ada kabar 43 santri asal Malaysia yang sempat mondok di sana positif Covid-19 setelah pulang ke negaranya.

    Suprawoto awalnya ragu dengan berita yang dilansir pejabat Malaysia. Dia menduga media Malaysia salah persepsi. Yang benar, menurutnya, 43 pelajar itu baru pulang dari Magetan, salah satu kabupaten di Jawa Timur yang masuk zona merah Corona, sehingga dikarantina setiba  di Negeri Jiran.

    Sebelumnya Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) mengumumkan klaster baru orang-orang yang terjangkit Covid-19 dari pelajar Malaysia yang baru pulang dari sebuah pesantren di Temboro, Magetan, Jawa Timur.

    "Sebuah klaster baru telah dideteksi di pintu masuk internasional, yaitu warga Malaysia yang pulang dari Indonesia melalui Lapangan Terbang Kuala Lumpur (KLIA) pada 16 April 2020," ujar Direktur Jenderal Kesehatan KKM Dr Noor Hisham Abdullah

     

    ANTARA

     

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Maria Pauline Lumowa, Pembobol Bank BNI Diekstradisi dari Serbia

    Tersangka kasus pembobolan Bank BNI, Maria Pauline Lumowa diekstradisi dari Serbia. Dana Bank BNI senilai Rp 1,7 triliun diduga jadi bancakan proyek.