Penambahan Positif Covid Jatim Masih Tertinggi, Banten Melonjak

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas kesehatan mengambil sampel darah pekerja saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di sebuah pabrik rokok di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Mei 2020. Rapid test yang dilakukan terhadap 890 pekerja di pabrik rokok tersebut dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus baru tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    Petugas kesehatan mengambil sampel darah pekerja saat tes diagnostik cepat (rapid test) COVID-19 di sebuah pabrik rokok di Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Rabu, 27 Mei 2020. Rapid test yang dilakukan terhadap 890 pekerja di pabrik rokok tersebut dimaksudkan untuk mencegah penyebaran virus baru tersebut. ANTARA/Siswowidodo

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan penambahan kasus positif covid di Provinsi Jawa Timur masih menjadi yang tertinggi pada Rabu, 3 Juni 2020. “Jumlah tertinggi kita dapatkan dari hasil pemeriksaan, Jawa Timur dengan 183 kasus,” kata Yurianto dalam konferensi pers di akun Youtube BNPB.

    Yurianto menuturkan, meski tinggi, angka tersebut sudah mengalami penurunan jika dibandingkan Selasa kemarin dengan 213 kasus. Provinsi Papua mengalami penurunan penambahan kasus positif dari 94 orang pada 2 Juni menjadi 39 orang. Sulawesi Selatan juga mengalami penurunan dari 44 kasus menjadi 38 kasus.

    Adapun sejumlah daerah yang mengalami kenaikan penambahan kasus positif adalah Banten, yakni dari 14 kasus pada 2 Juni menjadi 71 kasus. DKI Jakarta juga mengalami kenaikan dari 60 kasus menjadi 82 kasus. Lonjakan kasus terjadi pula diKalimantan Selatan dengan 64 kasus, dari sebelumnya 21 kasus.

    Menurut Yurianto, total penambahan kasus positif per hari ini mencapai 684 orang. Kemudian ada 418 kabupaten dan kota yang terdampak Covid-19. Pemerintah masih melakukan pemantauan terhadap 48.153 ODP dan pengawasan terhadap 13.285 PDP.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pilkada 2020 Prioritaskan Keselamatan dan Kesehatan

    Komisi Pemilihan Umum siap menggelar Pemilihan Kepada Daerah Serentak di 9 Desember 2020. KPU prioritaskan keselamatan masyarakat dalam Pilkada 2020.