Rawat Pasien Covid-19, RSUD Arosuka Solok Ditutup Sementara

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pada Kamis (5/3) berada di samping ambulans yang terparkir di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19. ANTARA/SIGID KURNIAWAN

    Petugas pada Kamis (5/3) berada di samping ambulans yang terparkir di samping ruang isolasi RSPI Prof. Dr. Sulianti Saroso, Sunter, Jakarta Utara, salah satu rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19. ANTARA/SIGID KURNIAWAN

    TEMPO.CO, Solok - Pemerintah Kabupaten Solok menutup sementara Rumah Sakit Umum Daerah Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat karena sempat merawat satu pasien Covid-19.

    "Pasien berjenis kelamin laki-laki itu meninggal pada Kamis, 14 Mei. Ia dinyatakan positif sehari setelah meninggal," kata Juru Bicara Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam di Arosuka, Sabtu, 16 Mei 2020.

    Dia pernah dirawat di RS M. Natsir Kota Solok, Semen Padang Hospital (SPH), dan terakhir di RSUD Arosuka.

    Dari catatan RSUD Arosuka, pasien ini masuk ke IGD RSUD Arosuka pada Rabu, 13 Mei 2020 sekitar pukul 10.00 WIB. Ia mengeluh sakit paru-paru, kemudian dirawat di ruang interne.

    Selain itu, Gugus Tugas juga melakukan tracing dan sebanyak 31 petugas rumah sakit yang pernah kontak langsung dengan pasien positif akan mengikuti tes swab.

    Saat ini, pihaknya sudah melakukan penyemprotan disinfektan di seluruh area rumah sakit dan memindahkan sementara pasien yang dirawat ke RSU Mohammad Natsir dan RST Solok.

    "Penutupan RSUD Arosuka ini dilakukan sampai hasil tes swab petugas keluar, dan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Solok," ujar Syofiar.

    Ia memperkirakan RSUD akan ditutup sekitar seminggu sambil menunggu hasil tes 31 petugas medis rumah sakit tersebut dinyatakan negatif. Adapun keputusan tersebut disampaikan oleh direktur RSUD Arosuka dan sudah berdasarkan persetujuan Bupati Solok.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.