KPK Minta Erick Thohir Laporkan Mafia Alat Kesehatan

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir saat melihat uji coba alat ventilator milik Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Kamis, 16 April 2020. Erick Thohir berharap wabah COVID-19 ini menjadi titik balik bagi Indonesia untuk menghasilkan produk kesehatan dalam negeri khususnya ventilator guna menunjang fasilitas Rumah Sakit yang ada di Indonesia. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir saat melihat uji coba alat ventilator milik Badan Penelitian dan Pengembangan ESDM di Rumah Sakit Pertamina Jaya, Cempaka Putih, Kamis, 16 April 2020. Erick Thohir berharap wabah COVID-19 ini menjadi titik balik bagi Indonesia untuk menghasilkan produk kesehatan dalam negeri khususnya ventilator guna menunjang fasilitas Rumah Sakit yang ada di Indonesia. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) meminta Menteri BUMN Erick Thohir melaporkan mafia alat kesehatan yang diduga juga bermain selama wabah Covid-19.

    KPK tentu akan telaah dan dalami setiap informasi yang diterima," kata Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri hari ini, Jumat, 17 April 2020.

    Menurut Ali, lembaganya berkomitmen mengawal pelaksanaan anggaran dan pengadaan barang dalam penanganan Covid-19.

    Dia memastikan KPK akan menindak pihak yang bermain dalam pengadaan barang dan jasa alat kesehatan dalam masa wabah Covid-19 ini.

    "Terlebih dalam situasi sekarang."

    Ali menanggapi pernyataan Erick Thohir yang menyinggung adanya mafia dalam impor alat kesehatan. Mafia muncul karena impor alat kesehatan masih sangat besar mencapai 90 persen.

    "(Impor alat kesehatan) Didominasi mafia, trader-trader itu. Kita harus lawan dan Pak Jokowi punya keberpihakan itu," kata Erick lewat akun Instagram pada Kamis lalu, 16 April 2020.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.