Gerindra: Dapur Rakyat Harus Ngebul Selama Wabah Covid-19

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Politikus Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua MPR, Ahmad Muzani memberikan keterangan seputar pemilihan ketua MPR seusai sidang peripurna di gedung Kura-kura, Komplek DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2019. Tempo/Francisca Christy Rosana

    Politikus Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua MPR, Ahmad Muzani memberikan keterangan seputar pemilihan ketua MPR seusai sidang peripurna di gedung Kura-kura, Komplek DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 4 Oktober 2019. Tempo/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Fraksi Partai Gerindra di DPR mendorong pemerintah memastikan masyarakat menengah ke bawah tetap hidup layak di masa pandemi Covid-19.

    Ketua Fraksi Gerindra DPR Ahmad Muzani mengatakan jika kebutuhan akan hidup sehari-hari masyarakat tak terpenuhi, kebijakan pembatasan interaksi sosial dan fisik tak akan bisa efektif.

    "Kebijakan physical distancing ini tidak bisa efektif kalau tidak ada kepastian dapur setiap keluarga bisa ngebul," kata Muzani kepada wartawan hari ini, Jumat, 10 April 2020.

    Menurut Muzani, banyak orang akan melanggar kebijakan physical distancing demi mencari uang. Maka fraksinya mendorong kepastian hidup layak didapatkan oleh masyarakat melalui pembahasan anggaran negara.

    Dia berpendapat ada dua hal yang harus diutamakan oleh pemerintah selama wabah Covid-19, yakni pelayanan kesehatan dan bantuan sosial untuk masyarakat.

    Muzani mengatakan Fraksi Gerindra sudah mengadakan iuran dari gaji dan pendapatan anggota DPR untuk membantu kebutuhan penanganan Covid-19. Dari uang iuran itu didapatkan 5 ribu alat pelindung diri (APD) dan 150 masker.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.