Jamin Pasokan Alat Medis, Indonesia Kerja Sama dengan 9 Negara

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersiap memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi bersiap memberikan pernyataan pers terkait larangan masuk sementara bagi warga negara asing ke Indonesia di Kantor Kementerian Luar Negeri Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. Pemerintah Indonesia mengeluarkan larangan masuk sementara ke Indonesia bagi warga negara asing dari sejumlah wilayah di Iran, Korea Selatan dan Italia terkait menyebarnya virus corona di tiga negara. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia sudah menjalin kerja sama dengan sembilan negara untuk menjamin kelancaran pasokan alat medis dalam rangka mempercepat penanganan COVID-19.

    “Bantuan pemerintah yang sifatnya government to government berasal dari sembilan negara yaitu Cina, Jepang, AS, Singapura, Vietnam, Korea Selatan, Australia, Selandia Baru, dan Uni Emirat Arab,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Kamis, 9 April 2020.

    Selain itu, Indonesia akan dan telah menerima dukungan dari berbagai organisasi/entitas internasional, yakni Badan Kesehatan Dunia atau WHO, Bank Pembangunan Asia atau ADB, Badan Tenaga Atom Internasional atau IAEA, Badan Program Pembangunan PBB atau UNDP, Organisasi Internasional untuk Migrasi atau IOM, Global Fund, serta Organisasi Dana Anak-anak PBB atau UNICEF.

    Indonesia juga mencatat 42 bantuan dari swasta dan lembaga swadaya masyarakat yang berasal dari sembilan negara yaitu Cina, Singapura, Korea, Vietnam, Prancis, Rusia, Jerman, Jepang, dan Swedia. “Bantuan yang paling banyak diterima saat ini adalah masker, rapid test kit, dan APD,” kata Retno.

    Menurut Retno, ketiga peralatan medis itu termasuk dalam tujuh prioritas yang dibutuhkan Indonesia guna memerangi COVID-19, yang mencakup APD, masker (N95 dan masker wajah), rapid diagnostic kit, virus transfer media (VTM) dacron swab, ventilator, RT-PCR dan reagent, serta termometer.

    Dukungan internasional untuk memenuhi kebutuhan peralatan medis akan dikoordinasi oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, yang dibentuk pemerintah Indonesia. “Tujuh alat kesehatan ini menjadi paling prioritas yang dibutuhkan Indonesia dan menjadi perhatian Kemlu untuk memfasilitasi ke depannya,” ujar Daniel Tumpal Simanjuntak, staf Kemlu yang ikut mengkoordinasi bantuan/dukungan internasional dalam upaya penanganan COVID-19.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemprov DKI Putuskan Kalender Pendidikan Mulai 13 Juli 2020

    Pemprov DKI Jakarta menetapkan kalender pendidikan 2020/2021 dimulai 13 Juli 2020 dan selesai di Juni 2021. Pada Juli 2021, masuk kalender berikutnya.