Tujuh Polisi dan Empat Jaksa Berebut Posisi Deputi Penindakan KPK

Pelaksana Tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada Ahad, 23 Februari 2020. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi menyatakan ada 11 orang yang mengikuti proses seleksi untuk jabatan Deputi Penindakan KPK. Tujuh orang di antaranya berasal dari kepolisian, sedangkan empat orang berasal dari Kejaksaan Agung.

"Sementara data yang saya dapat tadi, kurang lebih 11 orang, tujuh dari kepolisian dan empat dari Kejaksaan Agung," kata Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri di kantornya, Kamis, 12 Maret 2020.

Posisi Deputi Penindakan kosong sejak Mei 2019 setelah Firli Bahuri dikembalikan ke kepolisian yang kemudian mengikuti seleksi pimpinan KPK. Selanjutnya, posisi itu diisi oleh Pelaksana Tugas RZ Panca Putra.

Ali mengatakan posisi Deputi Penindakan setara dengan eselon I. Maka, pelamar posisi ini dari kepolisian minimal berpangkat jenderal bintang satu. Sementara, dari kejaksaan setara dengan pangkat IVC.

Menurut Ali, para pelamar akan mengikuti serangkaian tes. Proses seleksi ditargetkan rampung pada April 2020.

Selain untuk Deputi Penindakan, KPK sedang melakukan seleksi untuk tiga jabatan struktural lain, yakni Kepala Biro Hukum, Direktur Penyelidikan, Direktur Pengolahan Informasi dan Data. Seleksi keempat jabatan ini ditargetkan selesai pada April 2020.






KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

10 jam lalu

KPK Sita Rp 1 Miliar Dalam Kasus Suap BPN Riau

KPK telah meningkatkan kasus suap BPN Riau ke tahap penyidikan. Penyidik juga telah menyita uang sebesar Rp 1 miliar.


KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

12 jam lalu

KPK Lelang Aset Mantan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Termasuk 2 Jetski

KPK melelang sejumlah aset milik mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.


KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

1 hari lalu

KPK Limpahkan Kasus Korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan

KPK resmi melimpahkan perkara korupsi Heli AW-101 ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta. Berkas atas nama terdakwa Irfan Kurnia Saleh.


Reaksi Tubuh Jika Terpapar Zat 2-chlorobenzalmalononitrile dalam Gas Air Mata

1 hari lalu

Reaksi Tubuh Jika Terpapar Zat 2-chlorobenzalmalononitrile dalam Gas Air Mata

Gas air mata mengandung zat 2-chlorobenzylidenemalononitrile


Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

1 hari lalu

Korban Tewas Termuda Penembakan Massal di Thailand Berusia 2 Tahun

Pejabat kepolisian Thailand mengkonfirmasi korban termuda dari penembakan massal di Thailand berusia 2 tahun.


Apa itu Zat 2-chlorobenzalmalononitrile yang Terkandung dalam Gas Air Mata?

1 hari lalu

Apa itu Zat 2-chlorobenzalmalononitrile yang Terkandung dalam Gas Air Mata?

Gas air mata mengandung bahan kimia berbahaya yang menyebabkan iritasi kulit, mata, dan pernapasan


Ramai Digunakan Usai Tragedi Kanjuruhan, Apa Arti Kode 1312 ACAB?

1 hari lalu

Ramai Digunakan Usai Tragedi Kanjuruhan, Apa Arti Kode 1312 ACAB?

Frasa ACAB dan kode 1312 merupakan bentuk ekspresi amarah dan kekecewaan masyarakat terhadap tindakan brutal dari aparat kepolisian.


KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

1 hari lalu

KPK Ancam Jemput Paksa Istri dan Anak Lukas Enembe

KPK meminta istri dan anak Gubernur Papua Lukas Enembe untuk kooperatif.


Indra Kenz Dituntut 15 Tahun Penjara, JPU: Sebarkan Tebakan, Jika Salah Hilanglah Harta

1 hari lalu

Indra Kenz Dituntut 15 Tahun Penjara, JPU: Sebarkan Tebakan, Jika Salah Hilanglah Harta

Kejaksaan Negeri Tangerang Selatan menyatakan Tim Jaksa Penuntut Umum telah menuntut hukuman 10 tahun penjara terhadap Inda Kesuma alias Indra Kenz.


Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

1 hari lalu

Istri dan Anak Lukas Enembe Mangkir dari Panggilan KPK

Istri dan anak Lukas Enembe absen dari pemeriksaan KPK tanpa alasan yang jelas.